Kapal TB Anugrah-8 dan Tongkang Muat Batubara Alami Kebocoran di Perairan Banten, Kapal Patroli KPLP KN Alugara Berhasil Evakuasi dan Mengamankan

  • Oleh : Ahmad

Jum'at, 06/Okt/2023 12:53 WIB
foto:istimewa/pangkapalplptjpriok foto:istimewa/pangkapalplptjpriok

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tg.Priok Jakarta, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, melalui kapa patroli KPLP dari Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok Jakarta, KN.Alugara -P.114, berhasil evakuasi, mengawasi dan mengamankan TB.Anugrah-8 menggandeng tongkang BG.Sentosa Jaya yang mengalami kebocoran dan kerusakan mesin di Perairan Bojonegara Banten pada hari Kamis (5/10/2023) dengan aman dan selamat ke perairan Bojonegara Banten.

Baca Juga:
Pangkalan PLP Tanjung Priok Bareng Basarnas Gerak Cepat Ungkap Kesalahan Distress Alert Signal EPIRB dari Kapal MV Big Lilly

Berdasarkan informasi dari Komandan kapal patroli KPLP KN.Alugara-P.114, Capt.Eko Hadi Surya, bahwa mereka sedang melaksanakan patroli rutin keselamatan dan keamanan pelayaran di perairan Banten atas perintah tugas dari Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok, Triono, mendapatkan kapal tugboat pengangkut Batu bara  TB.Anugerah-8 mengalami musibah kebocoran dan kesusakan mesin utama dan langsung melakukan pemeriksaan dan pertolongan.

Berdasarkan data pemeriksaan dan  kronologis bahwa kapal TB.Anugrah-8 tersebut bertolak dari Pulau Bai Bengkulu tujuan Semarang Jawa Tengah dengan menggandeng tongkang BG.Sentosa Jaya 3009 dengan muatan Batu Bara sebanyak 7.507.722 MT dengan Nakhoda Arif Aminuddin Septian dan ABK sebanyak 11 orang, dan karena cuaca kurang baik, angin kencang dan gelombang laut tinggi memaksa  beban mesin utama over dan rusak dan mengakibatkan tongkang bocor demgan miring dan kapal tersebut berlindung di teluk Krui pada tanggal 26/9/2023 sambil menunggu bantuan tiba.

Baca Juga:
Penetapan Standar Minimum Gaji Pokok Awak Kapal di Kapal Berbendera Indonesia Dibahas

Penyelamatan dengan evakuasi berlabuh ke perairan Boionegara Banten untuk perbaikan selanjutnya.

Baca Juga:
Direktur KPLP Tutup Temu Teknis RSO di Batam

Kepala Pangkalan Penjaganya Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok, Triono, memastikan anggotanya bertugas untuk keselamatan, keamanan pelayaran dan Perlindungan lingkungan maritim.(ahmad)