InJourney Terus Berkomitmen Kembangkan KEK Mandalika

  • Oleh : Naomy

Rabu, 18/Okt/2023 19:53 WIB
KEK Mandalika KEK Mandalika


JAKARTA (BeritaTrans.com) - PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney berkomitmen untuk terus mengembangkan destinasi pariwisata Mandalika setelah kesuksesan pelaksanaan MotoGP seri Grand Prix of Indonesia 2023 atau Indonesian GP 2023. 

Sebelumnya, InJourney Group dengan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak telah sukses menyelenggarakan Indonesian GP, yang mampu menyedot 103 ribu penonton. 

Baca Juga:
Yeay, Penjualan Tiket F1Powerboat Danau Toba Dibuka Hari Ini

Dalam rangka mendukung pengembangan sport tourism, InJourney Group telah mempersiapkan sejumlah fasilitas tambahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

“InJourney Group berkomitmen terus mengembangkan KEK Mandalika sehingga dapat menjadi pusat pariwisata kelas dunia. Pengembangan KEK Mandalika perlu terus didorong karena terbukti telah memberikan dampak ekonomi yang diberikan sangat signifikan, baik untuk perekonomian lokal Nusa Tenggara Barat (NTB), maupun secara nasional,” jelas Direktur Utama InJourney, Dony Oskaria di Jakarta,  Rabu (18/10/2023). 

Baca Juga:
Wali, Radja dan Sejumlah Artis Ramaikan F1Powerboat Danau Toba 2-3 Maret

Melalui Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), member dari InJourney Group, pihaknya telah melakukan percepatan pengembangan KEK Mandalika sebagai kawasan pariwisata terintegrasi seluas 1.174 ha.

Meliputi pembangunan infrastruktur dasar berupa akses jalan kawasan (termasuk dengan sirkuit) yang terbangun kurang lebih sepanjang 42 km, Utility Duct sepanjang 11 km, ground water tank dengan total kapasitas 23.000 m3, Water Treatment Plant, Waste Water Treatment Plant, jaringan listrik. 

Baca Juga:
Mantap, F1Powerboat Siap Hadir Kembali di Danau Toba 2-3 Maret 2024

Lebih lanjut, pengembangan destinasi KEK Mandalika juga telah dilengkapi hotel bintang 5 seperti Pullman Lombok Merujani Mandalika Beach Resort dan fasilitas pendukung lainnya serta Jalan Kawasan Khusus (JKK), yang digunakan sebagai sirkuit penyelenggaraan event otomotif internasional termasuk gelaran MotoGP dan World Superbike (WSBK). 

Dalam hal konektivitas, melalui PT Angkasa Pura I (AP1) sebagai pengelola Bandara Lombok, yang juga member InJourney Group, telah melakukan pengembangan pada Bandara Lombok. 

Pengembangan tersebut di antaranya berupa perpanjangan landas pacu menjadi 3.300 meter serta peningkatan daya dukung, sehingga mampu melayani operasional pesawat berbadan besar sekelas Boeing 777. 

Tidak hanya itu, apron dan terminal penumpang diperluas menjadi berkapasitas 7 juta penumpang per tahun. 

Dilakukan juga pembangunan pelataran kargo seluas 6.000 meter persegi yang dapat menampung 40 truk kargo untuk mendukung arus logistik. 

Keandalan infrastruktur tersebut telah terbukti mampu mendukung kesuksesan pelaksanaan event WSBK dan Indonesian GP dari tahun ke tahun. 

Ke depannya, InJourney Group akan terus melanjutkan pengembangan KEK Mandalika diantaranya pembangunan hotel berbintang 4 dan 5, villa & resort, pembangunan Mandalika tennis & paddle, Mandalika Watersports, Mandalika Equestrian Estate atau lapangan pacuan kuda dan lapangan golf. 

Kehadiran berbagai fasilitas baru tersebut diharapkan dapat mendukung keberadaan KEK Mandalika sebagai destinasi sport tourism yang menjadi magnet bagi wisatawan dan para pecinta olahraga di seluruh dunia. 

“Beberapa atraksi baru yang akan dibangun diharapkan bisa mendukung pengembangan pariwisata baik di dalam maupun di luar sirkuit. Hal ini akan mendukung pengembangan KEK Mandalika sebagai kawasan sport and entertainment tourism district,” imbuh Dony. 

InJourney Group melalui kolaborasinya dengan berbagai pihak kini juga sedang menyiapkan event-event sport tourism lainnya yang diharapkan mampu mendatangkan lebih banyak wisatawan ke Mandalika. 

PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA), yang merupakan anak usaha ITDC kini sedang mempersiapkan berbagai calender of event seperti pelaksanaan Porsche Sprint Challenge November 2023. 

Ajang ini diharapkan juga mampu menyedot penonton baik dari lokal maupun mancanegara. 

“Upaya-upaya pengembangan KEK Mandalika serta berbagai atraksi-atraksi yang terus dilakukan, diharapkan dapat menjadi magnet dalam peningkatan daya tarik wisatawan mancanegara dan lokal, sehingga memberikan dampak ekonomi dan multiplier effect bagi masyarakat sekitar. Partisipasi aktif dan dukungan masyarakat sekitar menjadi kunci utama untuk pengembangan destinasi pariwisata KEK Mandalika dalam mewujudkan pariwisata berkelanjutan di kawasan ini,” tutup Dony. (omy)