MRT & LRT Jakarta Beroperasi hingga Jam 2 di Malam Tahun Baru

  • Oleh : Naomy

Senin, 11/Des/2023 21:21 WIB
Media breafing BPTJ (omy) Media breafing BPTJ (omy)


JAKARTA (BeritaTrans.com) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memperpanjang waktu operasional MRT Jakarta dan LRT Jakarta saat malam Tahun Baru 2024.

Hal ini untuk mengakomodir masyarakat yang menggunakan transportasi publik saat merayakan pergantian tahun.

Baca Juga:
BPTJ Akan Tambah Lintasan Skybridge Bojonggede Menuju Peron Arah Jakarta

Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syaripudin mengatakan, waktu operasional angkutan perkotaan itu diperpanjang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang merayakan malam Tahun Baru. 

"Ada beberapa kawasan di Jakarta yang pada saat malam Tahun Baru pengunjungnya membludak sehingga kami mengantisipasi dengan memberikan layanan berupa penambahan jam operasional. Kami sudah membuat rencana operasi secara detail baik untuk TransJakarta, maupun LRT dan MRT," ungkap Syaripudin di sela Media Breafing BPTJ di Jakarta, Senin (11/12/2023).

Baca Juga:
Skybrigde Segera Dioperasikan, Pintu Masuk Selatan Stasiun Bojong Gede bakal Ditutup

Lebih rinci dijelaskannya bahwa MRT Jakarta dan LRT Jakarta akan beroperasi sampai pukul 02.00 WIB saat malam tahun baru 2024. Artinya ada penambahan waktu hingga dua jam dari jam operasional biasanya.

Selain itu, ada juga TransJakarta yang telah beroperasi 24 jam sejak September 2022. 

Baca Juga:
Tinjau Skybrigde Bojong Gede, Plt. Kepala BPTJ: Siap Uji Coba

Angkutan Malam Hari (Amari) akan beroperasi melayani 13 rute sekitaran wilayah DKI Jakarta saat pergantian malam tahun baru 2024.

Buat masyarakat dari luar Jakarta yang mau ke Jakarta, disiapkan transportasi berbasis rel di mana ada lima stasiun luar kota dan transit mulai dari Stasiun Gambir, Stasiun Senen, Stasiun Tanah Abang, Stasiun Manggarai dan Stasiun Jatinegara.

Terkait tempat wisata di Jakarta, Saripudddin menyampaikan bahwa banyak destinasi yang dapat dikunjungi masyarakat di liburan Nataru ini. 

"Ancol, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Ragunan, Kota Tua dan Kepulauan Seribu semuanya ini sudah kita siapkan personel, manajemen rekayasa lalu lintasnya dan bagaimana koordinasi kita dengan pengelola wisata," tutupnya. (soleh)