Respon Cepat! Pangkalan PLP Tanjung Priok Bantu Pemadaman dan Gelar Oil Boom Terhadap Kapal Terbakar di Sunda Kelapa

  • Oleh : Ahmad

Sabtu, 30/Des/2023 13:14 WIB
Foto: istimewa/Pangkalan PLP Tanjung Priok Foto: istimewa/Pangkalan PLP Tanjung Priok

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok telah melaksanakan operasi pemadaman dan penggelaran oil boom di lokasi kejadian musibah terbakarnya Kapal KLM Bina Mulia di area Kolam Expo/Sisi Kiri SBNP Hijau, Sunda Kelapa pada hari Jumat, 29 Desember 2023.

Baca Juga:
Usai Pelayanan Angleb di Pelabuhan Panjang, KN Trisula P.111 Pangkalan PLP Tanjung Priok Gelar Pengawasan dan Pengamanan Jalur TSS di Perairan Selat Sunda

Kapal KLM Bina Mulia, milik PT. Pelayaran Rakyat Harimasunda Lestari, sedang berlabuh di area Expo ketika mengalami kejadian laka kebakaran pada hari Kamis, 28 Desember 2023, pukul 23.00 WIB. Kapal dengan Gross Tonnage (GT) sebesar 447 GT dan membawa muatan general cargo, berangkat dari Pontianak menuju Palembang. Kejadian ini melibatkan 9 orang Anak Buah Kapal (ABK), yang semua dinyatakan dalam kondisi selamat.

Baca Juga:
Keberangkatan Kedua Mudik Motor Gratis Naik Kapal Laut, Pangkalan PLP Tanjung Priok Komitmen Jaga Keamanan Perairan Teluk Jakarta

Menurut kronologis kejadian, kapal dalam persiapan berangkat menuju Palembang dengan seluruh kru sudah standby. Saat itu, seorang ABK menghidupkan penerangan yang secara tiba-tiba mati dan menimbulkan percikan api, menyebabkan kru harus berusaha keluar dari kapal dalam kondisi gelap.

Tim pertolongan cepat merespon kejadian ini dengan melibatkan kapal KKP TB. Arjuna 1 bersama HSSE IPC. Mereka menurunkan tim KN. KERIS-348 , Tim SAR (Safety and Rescue) dan Maprol Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok, serta 3 pemadam dari Tanjung Priok, 2 pemadam dari PemProv DKI.

Baca Juga:
Tim Respon Cepat Pangkalan PLP Tanjung Priok Siap Jaga Keselamatan dan Keamanan di Selat Jakarta

Api berhasil dipadamkan pada pukul 06.30 WIB dengan kerjasama yang baik antara berbagai pihak. Dugaan sementara menyebutkan bahwa faktor penyebab kebakaran adalah konsleting listrik, sementara faktor manusia sedang diselidiki lebih lanjut. 

Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok akan terus memantau dan memberikan pembaruan mengenai penanganan dan evaluasi situasi ini. Sampai saat ini, belum ada laporan korban jiwa, dugaan pencemaran masih dalam penyelidikan, dan total kerugian mencakup muatan dan kapal. 

Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai Kelas I Tanjung Priok mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, waspada dan selalu utamakan keselamatan serta keamanan, selama Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Informasi lebih lanjut akan diperbarui seiring berjalannya proses penanganan.(ahmad)