Menhub Minta Seluruh Stakeholder Pelabuhan Kuala Tanjung Tingkatkan Kinerja

  • Oleh : Naomy

Rabu, 07/Feb/2024 03:42 WIB
Menhub dj Pelabuhan Kuala Tanjung Menhub dj Pelabuhan Kuala Tanjung


MEDAN (BeritaTrans.com) - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) Pelabuhan Kuala Tanjung agar mengantisipasi dibukanya jalan tol Indrapura - Kuala Tanjung. 

Menhub mengatakan, kinerja pelabuhan harus ditingkatkan karena dapat dipastikan dengan adanya jalan tol tersebut akan memudahkan jalur logistik, mempersingkat waktu tempuh, serta meningkatkan arus keluar masuk barang di Pelabuhan Kuala Tanjung.

Baca Juga:
Arus Balik dari Sumatera Menuju Jawa Melalui Penyeberangan Terpantau Lancar dan Terkendali

"Saya harap semua stakeholder seperti Pelindo dan semua pihak meningkatkan kinerjanya agar volume pergerakan bertambah. Juni tol bisa tersambung. Jadi semua stakeholder harus siap untuk menggunakan jalan tol menuju Kuala Tanjung," tutur Menhub, Selasa (6/2/2024).

Menhub meninjau Pelabuhan Kuala Tanjung, Sumatera Utara dan menjajal jalan tol Tebing Tinggi - Indrapura - Kuala Tanjung. 

Baca Juga:
Puncak Arus Balik, Pemerintah Tambah Jumlah Perjalanan Kapal dan Kapasitas Rute Panjang-Ciwandan

Rencananya Juni 2024 tol yang menghubungkan kota Indrapura ke Kuala Tanjung sepanjang 20,4 km akan selesai dan dapat beroperasi, sehingga memperlancar arus logistik dari dan ke Pelabuhan Kuala Tanjung. 

Tol itu, bagian dari tol Trans Sumatera, yang menghubungkan Medan dan kota-kota di Sumatera Utara.

Baca Juga:
Pastikan Kelancaran Arus Balik, Kemenhub Siapkan Kapal Rute Panjang-Ciwandan 12-18 April 2024

Sebagai informasi Pelabuhan Kuala Tanjung memiliki dermaga seluas 500x60 m, trestle sepanjang 2,8 km untuk empat jalur truk selebar 18,5 m. 

Selain itu, telah dilengkapi dengan fasilitas kepelabuhanan yang lengkap dan modern dengan didukung sistem IT yang terintegrasi sehingga dapat meningkatkan layanan kepada pengguna jasa dan meningkatkan kecepatan proses bongkar muat. 

Pelabuhan ini diharapkan menjadi transshipment port, yang disinggahi kapal-kapal besar dari sejumlah negara. 

Pelabuhan ini juga telah terintegrasi jalur kereta api ke KEK Sei Mangkei sehingga dapat lebih meningkatkan kelancaran distribusi logistik.

Turut hadir Kepala KSOP Belawan Rivolindo dan Kepala KSOP Kuala Tanjung Aan Anwar. (omy)