DJKA Serius Tingkatkan Keselamatan Perkeretaapian, dalam 5 Tahun 2.020 Perlintasan Sebidang Berhasil Ditutup

  • Oleh : Naomy

Senin, 26/Feb/2024 20:21 WIB
Risal Wasal Risal Wasal

 

 

Baca Juga:
Pelintasan Kereta Api Tanggung Jawab Siapa? Simak Aturannya!

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Ditjen Perkeretaapian  Kementerian Perhubungan (DJKA) serius menangani masalah keselamatan, utamanya pada perlintasan sebidang. 

Keberadaannya tak bisa dipungkiri dapat memunculkan permasalahan keselamatan perkeretapian. 

Baca Juga:
Kuota Mudik Motor Gratis dengan KA Sisa 4% Lagi, Ayo Buruan Daftar

Upaya yang dilakukan menurut Dirjen Perkeretaapian Risal Wasal penutupan perlintasan sebidang demi keselamatan. 

Ditambah lagi, kecelakaan yang terjadi di perlintasan sebidang masih kerap terjadi dan tidak sedikit memakan korban jiwa. 

Baca Juga:
Jelang Angleb, Ini Tantangan dan Mitigasi DJKA Agar Perjalanan KA Berkeselamatan

"Kita perlu bersama-sama meningkatkan keselamatan perkeretaapian, salah satunya dengan menutup pintu perlintasan sebidang," tutur Risal di sela Ngobrol Santai Upaya Peningkatan Keselamatan di Sektor Perkeretaapian di Jakarta, Senin (26/2/2024). 

Plt Direktur Keselamatan Perkeretaapian DJKA Yuwono Wiarco mengemukakan, dalam lima tahun terakhir pihaknya berhasil menutup pintu perlintasan sebidang 2.020.

"Tahun 2018 sebanyak 385, lalu
158 di 2019, sebanyak 470 pada 2020, kemudian 311 pintu di 2021, dan sebanyak 696 perlintasan," urainya. 

Diakuinya bahwa penutupan perlintasan tidak bisa dilakukan banyak setiap tahunnya. Hal itu lantaran anggaran yang terbatas setiap tahunnya. 

Untuk itu salah satu solusi untuk menangani permasalahan itu adalah dengan membangun perlintasan tidak sebidang. 

"Beberapa daerah sudah membangun menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)," ujarnya. (omy)