KAI Telah Jual 1.298.968 Tiket Kereta Api Angkutan Mudik Lebaran, Penjualan Masih Lanjut!

  • Oleh : Fahmi

Selasa, 12/Mar/2024 10:54 WIB
Foto/dok.KAI Foto/dok.KAI

JAKARTA (BeritaTrans.com) - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero mengeluarkan data terbaru mengenai penjualan tiket kereta api jarak jauh (KAJJ) atau menengah pada masa Angkutan Lebaran 2024.

Berdasarkan pantauan hingga Selasa, 12 Maret 2024, pukul 08.00 WIB, dari data, KAI telah menjual sebanyak 1.298.968 tiket KA jarak menengah/jauh atau okupansi 43% dari total tiket yang disediakan sebanyak 2.992.453 tiket. Data tersebut untuk pembelian pada periode H-10 (31 Maret) hingga hingga H+10 (21 April).

Baca Juga:
Penumpang KRL Jabodetabek Senin Pagi Capai 385.226 Orang

"Berdasarkan pantauan data pada Selasa (12/3) pkl 08.30, tiket KA Jarak Menengah/Jauh yang terjual pada periode H-10 (31 Maret) s.d H+10 (21 April) adalah sebanyak 1.298.968 tiket," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus, Selasa (10l2/3/2024).

Dikatakan Joni, penjualan ini akan terus meningkat karena penjualan masih berlangsung.

Baca Juga:
Perpres Pembongkaran Cagar Budaya Stasiun Kedundang Telah Terbit, Dinbud Kulon Progo Tak Bisa Berbuat Banyak

Joni juga merincikan penjualan tiket mulai pada tanggal 31 Mar 2024 (H-10) sebanyak 33.810 tiket, 1 Apr 2024 (H-9): 25.696 tiket, 2 Apr 2024 (H-8): 27.509 tiket, 3 Apr 2024 (H-7): 40.416 tiket, 4 Apr 2024 (H-6): 60.751 tiket, 5 Apr 2024 (H-5): 76.850 tiket, 6 Apr 2024 (H-4): 85.609 tiket, 7 Apr 2024 (H-3): 81.524 tiket, 8 Apr 2024 (H-2): 80.847 tiket, 9 Apr 2024 (H-1): 72.173 tiket, 10 Apr 2024 (H1): 59.840 tiket, 11 Apr 2024 (H2): 71.509 tiket, 12 Apr 2024 (H+1): 80.430 tiket, 13 Apr 2024 (H+2): 87.073 tiket, 14 Apr 2024 (H+3): 87.818 tiket, 15 Apr 2024 (H+4): 79.726 tiket, 16 Apr 2024 (H+5): 64.470 tiket,17 Apr 2024 (H+6): 52.789 tiket, 18 Apr 2024 (H+7): 39.941 tiket, 19 Apr 2024 (H+8: 33.283 tiket, 20 Apr 2024 (H+9): 32.070 tiket, dan 21 Apr 2024 (H+10) sebanyak 24.834 tiket.

Dirincikan pula penjualan tiket KA favorit untuk masa Angkutan Lebaran, yaitu diawali dengan KA Airlangga relasi Pasarsenen - Surabaya Pasar Turi (PP), KA Bengawan relasi Pasarsenen - Purwosari (PP), KA Sri Tanjung relasi Lempuyangan - Ketapang (PP), KA Kahuripan relasi Kiaracondong - Blitar (PP), KA Pasundan relasi Kiaracondong - Surabaya Gubeng (PP), KA Matarmaja relasi Pasarsenen - Malang (PP), KA Kertajaya relasi Pasarsenenen - Surabaya Pasarturi (PP), KA Progo relasi Pasarsenen - Lempuyangan (PP), KA Logawa relasi Purwokerto - Jember (PP), dan KA Jayakarta relasi Pasarsenen - Surabaya Gubeng (PP). 

Baca Juga:
Ayo Serbu Diskon Tarif Kereta Api hingga 25% Hanya di Event Cilacap UMKM Expo 2024

Mekanisme Pembelian Tiket KA Angkutan Lebaran

Joni juga menjelaskan, jika tiket yang diinginkan sudah habis, pelanggan dapat memilih tanggal dan rute alternatif atau memanfaatkan fitur Connecting Train di aplikasi Access by KAI yang akan membantu memberikan opsi perjalanan dengan mengombinasikan jadwal kereta yang bersifat persambungan.

KAI terus melakukan inovasi terbaru untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang, salah satunya dengan menerapkan sistem antrean saat pembelian tiket kereta api jarak jauh. Fitur sistem antrean atau waiting room adalah sistem antrean online yang diterapkan oleh KAI pada aplikasi Access by KAI dan website booking.kai.id pada saat pemesanan tiket untuk mengatur aliran pemesanan tiket secara lebih terorganisir, terutama pada saat trafik pemesanan tinggi. Fitur ini membantu memastikan bahwa website dan aplikasi tetap stabil dan pengguna dapat memesan tiket dengan lebih adil dan teratur.

Saat Anda mengakses aplikasi Access by KAI atau website booking kai.id untuk pemesanan tiket kereta pada periode sibuk, maka Anda akan dimasukkan ke dalam Waiting Room. Secara sistem di belakang Anda akan mendapatkan nomor antrean dan harus menunggu giliran Anda untuk bisa mengakses sistem pemesanan tiket. Waktu tunggu bisa bervariasi tergantung pada jumlah pengguna yang sedang online.

Jika Anda keluar dari Waiting Room sebelum giliran Anda, Anda akan kehilangan posisi antrean Anda dan harus memulai dari awal jika ingin kembali masuk antrean. Oleh karena itu, disarankan untuk tetap dalam Waiting Room hingga giliran Anda tiba.

Setelah masuk ke tampilan jadwal yang dicari, pengguna akan diberikan waktu selama 5 menit untuk memilih jadwal atau menggeser tab tanggal ke tanggal sebelumnya atau tanggal berikutnya. Namun jika Anda dalam waktu 5 menit tidak memilih jadwal kereta atau idle di halaman pemilihan jadwal kereta, Anda akan diarahkan kembali ke dalam waiting room.

“Kami mengingatkan kepada pelanggan agar teliti dalam menginput tanggal, memilih rute, dan memasukkan data diri pada saat melakukan pemesanan. Rencanakan perjalanan sebaik mungkin termasuk estimasi waktu perjalanan menuju ke stasiun agar tidak tertinggal keretanya," kata Joni.

Untuk mengakomodasi lonjakan permintaan masyarakat akan layanan kereta api pada periode Angkutan Lebaran ini, KAI akan menambah perjalanan kereta api seperti yang selalu kami lakukan saat periode peak season. Untuk detail perjalanan KA tambahan tersebut, akan kami infokan pada kesempatan lebih lanjut.

Sementara untuk tarif tiket kereta api di periode Angkutan Lebaran, tetap mengacu pada ketentuan Tarif Batas Bawah (TBB) - Tarif Batas Atas (TBA) untuk kereta api yang termasuk dalam KA Komersial. Adapun harga tiket untuk KA Public Service Obligation (PSO) atau yang mendapat subsidi, tarifnya selalu tetap sesuai dengan tarif yang telah ditentukan oleh pemerintah. (fhm)