Atasi Penumpukan Penumpang di Stasiun Manggarai, KAI Bakal Tambah 18 KRL

  • Oleh : Fahmi

Selasa, 12/Mar/2024 23:50 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Wakil Direktur PT Kereta Api Indonesia (KAI), Raden Agus Dwinanto Budiadji mengatakan, PT KAI berencana menambah 18 rangkaian KRL secara bertahap untuk mengatasi penumpukan penumpang di Manggarai.

“Total (tambahan KRL) ada 18 tapi bertahap,” ucap Raden ketika diwawancarai oleh, Jumat (8/3/2024).

Baca Juga:
Penumpang KRL Jabodetabek Senin Pagi Capai 385.226 Orang

Rencananya, tiga KRL yang dibeli PT KAI dari Cina akan hadir di Indonesia paling cepat tahun depan.

“Paling cepat mulai tahun depan, di tahap pertama ada tiga KRL yang akan datang,” sambungnya.

Baca Juga:
Perpres Pembongkaran Cagar Budaya Stasiun Kedundang Telah Terbit, Dinbud Kulon Progo Tak Bisa Berbuat Banyak

Daud mengatakan, penambahan KRL mungkin bisa bantu mengatasi penumpukan penumpang yang ada di Manggarai.

PT KAI sengaja memilih impor KRL dari Cina karena proses pengirimannya lebih cepat dibandingkan impor dari negara lain.

Baca Juga:
Ayo Serbu Diskon Tarif Kereta Api hingga 25% Hanya di Event Cilacap UMKM Expo 2024

Daud juga mengungkapkan, PT KAI sempat mengalami dilema karena tidak diperbolehkan membeli KRL bekas yang proses pengirimannya lebih cepat dibanding yang baru.

Namun, di sisi lain penumpukan penumpang di Stasiun Manggarai hampir terjadi setiap hari.

“Karena kita boleh beli bekasan, padahal di Manggarai penuh begitu,” tuturnya.

Daud pun meminta agar para penumpang KRL bisa bersabar, karena proses penambahan armada dilakukan secara bertahap.

PT KAI juga sudah melakukan upaya lain seperti penambahan jalur di Stasiun Manggarai untuk mengatasi kepadatan penumpang.

“Saya pikir bersabar karena proses ini bertahap. Kita juga sudah bisa merasakan progresnya karena ada penamabahan jalur,” ungkapnya.

Selain itu, Daud juga meminta agar para penumpang KRL tidak hanya berfokus di Stasiun Manggarai saja.

Para penumpang juga bisa naik dari stasiun sebelum Manggarai seperti Matraman.

“Sebenarnya, Manggarai sudah didukung di stasiun-stasiun sebelumnya. Seperti, Matraman, dan lainnya. Jadi, orang tidak perlu lagi fokus di Manggarai, kecuali yang memang transit,” tegasnya.

Ke depannya, Daud juga berjanji akan terus memperbaiki sarana dan prasarana yang ada di Stasiun Manggarai.(fhm)