Menko PMK Tinjau Kesiapan Pelabuhan Jangkar

  • Oleh : Naomy

Sabtu, 06/Apr/2024 23:28 WIB
Menteri PMK di Pelabuhan Jangkar Menteri PMK di Pelabuhan Jangkar

SITUBONDO (BeritaTrans.com) - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meninjau kesiapan Pelabuhan Jangkar dalam menghadapi arus mudik Idul Fitri 2024.

Dalam kunjungannya, Menko PMK menyampaikan tinjauan pelaksanaan Operasi Posko Angkutan Lebaran di Banyuwangi dan Situbondo.

Baca Juga:
Apresiasi Dukungan hingga Layanan Angleb Berhasil, ASDP: Terima Kasih Kolaborasi Stakeholder

"Hari ini kami memastikan layanan operasional angkutan lebaran di Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Jangkar berjalan optimal, termasuk rencana rekayasa lalu lintas selama puncak arus mudik dan arus balik di Situbondo dan Banyuwangi, sehingga memberikan kenyamanan bagi pemudik," ujar Muhadjir, Sabtu (6/4/2024). 

Turut hadir Pj. Gubernur Jawa Timur, Wabup Situbondo, Wakil Ketua DPRD Situbondo, Sestama BNPB, Direktur ASDP, Kapolres, dan Dandim Situbondo dalam pembahasan pelaksanaan Operasi Posko Angkutan Lebaran Idul Fitri 1445 H/ 2024 di Pelabuhan Jangkar.

Baca Juga:
Selama Libur Long Weekend, ASDP Layani 26.122 Orang dan 125.950 Kendaraan di 2 Lintasan Utama

Dengan luas Pelabuhan Jangkar yang mencapai 67.000 m², ASDP memastikan kenyamanan dan keamanan bagi penumpang serta kelancaran operasional kapal.

Direktur SDM dan Layanan Korporasi ASDP Wahyu Wibowo menekankan komitmen dalam memberikan pelayanan prima bagi masyarakat Situbondo dan sekitarnya yang menggunakan rute Jangkar-Lembar dengan mengoperasikan KMP Munggiyango Hulalo dan KMP Jatra II milik ASDP.

Baca Juga:
Jelang Libur Long Weekend, ASDP Layani 1.814 Penumpang dari Jawa ke Bali

"Kami berkomitmen terus meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh pelanggan kami. Kehadiran KMP Munggiyango Hulalo mampu menampung hingga 450 penumpang dan 21 unit kendaraan campuran serta KMP Jatra II dengan muatan kapasitas mencapai 818 penumpang dan 100 unit kendaraan campuran," tutur Wahyu.

Berdasarkan realisasi data produksi di lintas penyeberangan Jangkar-Lembar selama periode 31 Maret-4 April 2024, dapat diketahui bahwa komposisi muatan didominasi oleh kendaraan truk yakni sejumlah 158 unit yang diikuti oleh kendaraan kecil 24 unit dan kendaraan roda 2 sebesar 18 unit.

Selain melakukan pemindahan Lintas Ketapang-Lembar ke Lintas Jangkar-Lembar sebagai upaya mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2024, ASDP juga mengoperasikan Lahan dan Dermaga Bulusan untuk melayani kendaraan logistik lebih dari 400 kendaraan kecil. 

Selain itu menyiapkan perbantuan operasi enam kapal berkapasitas besar di Lintas Ketapang-Gilimanuk yang mampu menampung hingga 1.590 kendaraan kecil, hingga penambahan 1 (satu) Dermaga LCM di Pelabuhan Gilimanuk dengan kapasitas hingga 2.000 kendaraan kecil.

Menko PMK Muhadjir juga memberikan imbauan kepada para pengguna jasa untuk mengurangi penumpukan kendaraan pada puncak arus mudik dan arus balik dengan membeli tiket secara online, menyiapkan kondisi fisik yang prima dan kondisi kendaraan yang layak jalan, dan memastikan BBM terisi cukup sehingga tercipta Mudik Ceria Penuh Makna.

Data Produksi Arus Mudik H-5 di Lintas Bali-Jawa

Berdasarkan data Posko Ketapang selama 24 jam (periode 5 April 2024 hingga pukul 23.59 WIB) atau H-5, tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 33 unit kapal.

Adapun realisasi total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali mencapai 23.674 orang atau naik 30% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 18.155 orang.

Diikuti realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang mencapai 462 unit atau naik 8% dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 429 unit. Kendaraan roda empat mencapai 1.900 unit atau naik 11% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.705 unit. 

Total seluruh kendaraan tercatat 4.637 unit yang telah menyeberang dari Jawa ke Bali pada H-5 atau naik 17% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 3.952 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Bali mulai dari H-7 hingga H-5 tercatat 61.627 orang atau naik 8% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 56.807 orang. 

Untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 13.774 unit atau naik 6% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 12.988 unit.

Sebaliknya, berdasarkan data Posko Gilimanuk selama 24 jam (periode 05 April 2024 hingga pukul 23.59 WIB) atau H-5, tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 33 unit kapal.

Adapun realisasi total penumpang mencapai 53.552 orang atau naik 27% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 42.063 orang. 

Tercatat realisasi kendaraan roda dua yang telah menyeberang mencapai 9.271 unit atau naik 28% dibandingkan realisasi tahun lalu mencapai 7.264 unit. Kendaraan roda empat mencapai 4.561 unit atau naik 26% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.615 unit. 

Total seluruh kendaraan tercatat 16.309 unit yang telah menyeberang dari Bali ke Jawa pada H-5 atau naik 24% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 13.104 unit.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa mulai dari H-7 hingga H-5 tercatat 124.047 orang atau turun 4% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 129.401 orang. Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 38.621 unit atau turun 1% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 39.087 unit. (omy)