Libur Waisak, InJourney Target Pengunjung Candi Borobudur Tembus 60.000

  • Oleh : Naomy

Rabu, 08/Mei/2024 14:35 WIB
Maya Watono (tengah) Maya Watono (tengah)


JAKARTA (BeritaTrans.com) - Libur Waisak 23 Mei 2024 yang disambung dengan akhir pekan, PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney menargetkan pengunjung Candi Borobudur tembus 60.000.

Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney Maya Watono menyampaikan, target tersebut dinilai sangat tepat mengingat kawasan Candi Borobudur akan menjadi lokasi puncak perayaan Waisak bagi umat Budha.

Baca Juga:
Mantap, Konser Westlife di Candi Prambanan Sedot Lebih dari 8.000 Penonton

"Ada serangkaian acara yang akan digelar di kawasan Candi Borobudur, kami targetkan pengunjung 40.000-60.000 pada libur Waisak tersebut," jelas Maya di Jakarta, Rabu (8/5/2024).

Dalam rangkaian acara itu menurutnya, juga akan diterbangkan sebanyak 2.568 lampion sebagai bagian dari puncak perayaan.

Baca Juga:
Libur Waisak, Pengunjung Candi Borobudur Naik 63%

YM Bhikkhu Dhammavudho Thera, Wakil Ketua Panitia Nasional Waisak menyampaikan, beberapa rangkaian acara akan dimulai 14 Mei, mulai dari kegiatan doa bersama yang serentak dilaksanakan 10 perwakilan di seluruh Indonesia.

Selanjutnya juga ada penyambutan kehadiran 40 Bhikku untuk kemudian bersama-sama menuju Candi Borobudur dari titik TMII Indonesia, Jakarta Timur.

Baca Juga:
Candi Borobudur Sukses jadi Pusat Perayaan Waisak dan Sedot Wisatawan

Peserta puncak Waisak nanti menurutny, tak hanya dari Indonesia saja namun juga dari Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Maya menambahkan, untuk menyambut peserta puncak perayaan Waisak, pihaknya menyiapkan Yogyakarta International Airport (YIA) sebagai bandara kedatangan dan keberangkatan.

"Kami menyiapkan konektivitas dari hulu ke hilir dengan sangat baik," ungkapnya.

Hetty Herawati Direktur Pemasaran dan Pengembangan Bisnis InJourney Destination Management mengungkapkan, pihaknya berusaha memberikan kenyamanan bagi para pengunjung di kawasan Candi Borobudur.

"Di kawasan Candi Borobudur, sering dilakukan kegiatan meditasi, kami akan menjadikan Borobudur sebagai spiritual center, dengan fasilitas yang lebih baik," katanya.

Khusus di malam puncak perayaan Waisak nanti, diharapkan pengunjung mengenakan pakaian serba putih, agar tampak lebih harmoni dan rapi.

"Apalagi kegiatan ini tak hanya disoroti media nasional saja namun juga internasional, sehingga perlu mendapat perhatian," ucapnya. (omy)