Apresiasi Dukungan hingga Layanan Angleb Berhasil, ASDP: Terima Kasih Kolaborasi Stakeholder

  • Oleh : Naomy

Rabu, 15/Mei/2024 19:57 WIB
Penumpang kapal penyeberangan Penumpang kapal penyeberangan


JAKARTA (BeritaTrans.com) - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) merespon positif apresiasi, dukungan, masukan dan kritik terkait layanan Angkutan penyeberangan dan pelabuhan dari berbagai kalangan menyusul keberhasilan layanan Angkutan Lebaran 2024 lalu.

Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi menyampaikan, keberhasilan Angkutan Lebaran 2024 khususnya untuk layanan penyeberangan mendapat perhatian dari banyak pihak.

Baca Juga:
Penetapan Standar Minimum Gaji Pokok Awak Kapal di Kapal Berbendera Indonesia Dibahas

"Tentunya hal ini menjadi spirit baru bagi manajemen untuk terus meningkatkan kualitasnya, khususnya dalam mempersiapkan layanan Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025 mendatang," ungkap Ira di Jakarta, Rabu (15/5/2024).

Ira mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang telah melakukan koordinasi dan kolaborasi dalam keberhasilan layanan Angkutan Lebaran 2024, mulai dari regulator Kementerian BUMN, Kementerian Perhubungan, Kemenko PMK, TNI, dan Polri, Pemerintah Provinsi dan Daerah, Dinas Perhubungan serta dinas Kominfotik setempat.
 
“Terima kasih juga untuk asosiasi perusahaan ferry dan para operator kapal, serta yang tidak kalah penting seluruh pengguna jasa yang tertib mempersiapkan perjalanan lebih awal dan membeli tiket sebelum tiba di pelabuhan, sehingga layanan angkutan penyeberangan pada periode Lebaran kemarin dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman, serta terwujud perjalanan mudik yang selamat,” urainya.
 
Dia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas posko lapangan baik dari ASDP dan juga seluruh mitra pendukung yang telah membantu kelancaran pelayanan dan operasional arus Lebaran. 

Baca Juga:
Menhub Resmikan Pengoperasian Kapal KM. Dharma Kencana V di Pelabuhan Tanjung Perak

“Tidak ketinggalan, apresiasi kepada seluruh media massa yang secara berkala menyampaikan update informasi kepada masyarakat luas dan juga kepada seluruh pihak yang banyak memberikan masukan dan kritik konstruktif terutama dari para akademisi, pemerhati konsumen dan juga pengamat transportasi demi peningkatan kualitas layanan ASDP ke depannya,” sebut Ira.

Dalam sebuah forum diskusi terkait Evaluasi Layanan Angkutan Lebaran 2024, sejumlah kalangan mengapresiasi penanganan Arus Mudik dan Balik 2024 yang menunjukkan peningkatan kualitas pelayanan jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Baca Juga:
Direktur KPLP Tutup Temu Teknis RSO di Batam

Tulus Abadi selaku Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengatakan, peningkatan kualitas terjadi pada tahap pra-perjalanan, perjalanan, hingga pascaperjalanan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2024.
 
“Secara keseluruhan memang sangat memadai, mulai kemudahan dalam proses pembelian dan pemesanan tiket berbasis online/digital, check in area pelabuhan yang nyaman hingga layanan enanganan pengaduan, seperti barang hilang,” kata Tulus.
 
Dengan demikian, sesuai dengan survei YLKI di lapangan, ASDP menjadi pihak yang bertanggungjawab terhadap keandalan pelayanan, dari semua tahap perjalanan.

“Sesuai survei kami, kepuasan konsumen ASDP mencapai 98,8%,” tutur Tulus.
 
Hanya saja, kata dia, sebagai ujung tombak BUMN logistik masih menyisakan pekerjaan rumah berupa penguatan literasi agar layanan pembelian tiket secara online bisa lebih masif, sehingga mampu menjangkau seluruh kalangan.
 
“Saat ini masih banyak yang gagap teknologi atau gaptek. Jadi terlihat masih ada beberapa yang membeli langsung di wilayah pelabuhan. Ada juga beberapa yang belum tahu aturan larangan merokok.”
 
Djoko Setijowarno, Akademisi Universitas Soegiyapranata Semarang juga menilai ASDP sebagai operator yang berperan besar dalam manajemen arus mudik dan balik di pelabuhan, dan fungsi regulator dalam penetapan operasional kapal.
 
“Sistem manajemen operasional kapal sudah dijalankan dengan baik, namun demikian ada beberapa keterbatasan ASDP terkait dengan mengelola kemacetan yang datang dari arus tol dari arah Jakarta,” ucapnya.
 
Dia mengimbau, ASDP agar tetap konsisten untuk melaksanakan program yang sudah dicanangkan. “Secara keseluruhan, bagus. Konsisten saja dengan apa yang sudah dilakukan selama ini.”
 
Selanjutnya, Akademisi Institut Teknologi Sumatera (Itera) Ilham Malik juga mengungkap kinerja positif ASDP. 

“Semuanya secara keseluruhan bagus, ya. Memang kita mengulang persoalan yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Persoalan kepadatan itu memang mulanya dari jalan tol dan jalan raya,” ujarnya.

Untuk persoalan kepadatan ini, paparnya, harus ada pengambil tanggung jawab bagaimana caranya dia bisa mengendalikan masuknya arus lalu lintas ke pelabuhan, baik itu yang di Merak maupun di Bakauheni.
 
“Ke depan, ASDP yang sudah berpengalaman dan mempunyai sumber daya daya dalam berbagai hal, menurut saya ASDP yang harus take a lead isu kepadatan yang berisiko ada di pelabuhan ini.”
 
Realisasi Capaian

Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menambahkan selama periode Angkutan Lebaran terhitung mulai 3 April 2024 atau H-7 hingga 18 April 2024 atau H+7 di 8 lintasan pantauan nasional, ASDP total melayani penumpang sebanyak 4,14 juta orang dan lebih dari 1 juta unit kendaraan. 

"Saat itu, ASDP menyiapkan total 51 dermaga dan 215 unit kapal," ulas Shelvy.

Adapun delapan lintasan yang dipantau secara nasional selama Posko Lebaran 2024 adalah Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk dan Jangkar-Lembar, Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, Ajibata-Ambarita, Bajoe-Kolaka, Tj. Api-Api-Tj.Kalian, dan Penajam-Kariangau.

Pada delapan lintasan pantauan nasional, jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 159 unit. Adapun realisasi total penumpang mencapai 4,14 juta orang atau naik 3% dibandingkan realisasi tahun lalu yang mencapai 4.026.267 orang.
 
Adapun realisasi kendaraan roda dua selama periode H-7 hingga H+7 Lebaran mencapai 429.564 unit atau naik 16% dibandingkan realisasi tahun lalu yang mencapai 370.525 unit. 

Diikuti, kendaraan roda empat mencapai 475.379 unit atau naik 1% dibandingkan realisasi periode yang sama tahun lalu sebanyak 470.069 unit.

“Total seluruh kendaraan tercatat 1,02 juta unit atau naik 9% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 945.797 unit,” kata Shelvy.

Lebih lanjut, lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni adalah lintasan dengan total produksi tertinggi pada periode H-7 hingga H+7 dengan total penumpang mencapai 2,38 juta orang dan 531 ribu kendaraan. 

Diikuti lintasan tertinggi kedua, Ketapang-Gilimanuk dengan total penumpang mencapai 1,17 juta orang dan 314 ribu kendaraan. 

Puncak arus mudik di lintas Merak-Bakauheni dan Ciwandan-Bakauheni terjadi dua kali, yakni pada H-4 atau 6 April 2024 dengan total penumpang mencapai 150.680 orang dan 36.746 kendaraan dan pada H-3 atau 7 April 2024 dengan total penumpang mencapai 166.971 orang dan 42.145 kendaraan. 

Sementara, puncak arus balik di lintas Bakauheni-Merak dan Panjang-Ciwandan terjadi pada H+3 atau 14 April 2024 dengan total penumpang mencapai 159.681 orang dan 39.729 kendaraan dan pada H+4 atau 15 April 2024 dengan total penumpang mencapai 158.935 orang dan 36.136 kendaraan. (omy)