Game Corner Terminal 3 Bandara Soetta Tempat Main Asik dan Promosikan Karya Kreatif Lokal

  • Oleh : Naomy

Kamis, 26/Des/2024 17:09 WIB
Teeminal Game di Bandara Soetta Teeminal Game di Bandara Soetta

TANGERANG (BeritaTrans.com) - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Ekonomi Kreatif (Wamenekraf/Wakabekraf), Irene Umar, mengatakan Game Corners di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, diresmikan dan dimanfaatkan sebagai bermain asik sekaligus sarana promosi karya kreatif lokal.

Wamenekraf menyampaikan, peresmian Game Corner merupakan tindak lanjut dari MoU (Memorandum of Understanding/nota kesepahaman) antara Kemenekraf/Bekraf dengan InJourney tentang Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif yang ditandatangani pada 17 Desember 2024.

Baca Juga:
Keren, 9 Bandara InJourney Airports Raih Akreditasi Customer Experience Kelas Dunia dari ACI

"Kolaborasi ini dimaksudkan untuk menciptakan sinergi dalam pengembangan infrastruktur pariwisata yang relevan, serta pemanfaatan sarana pemasaran guna mendukung kegiatan ekonomi kreatif," kata Irene.

Dia meresmikan Game Corners di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa (24/12/2024).

Baca Juga:
InJourney Airports Layani 2,79 Juta Penumpang Saat Libur Panjang Isra Miraj dan Imlek

Koleksi game juga akan diperbarui setiap tiga bulan untuk memperkenalkan lebih banyak karya kreatif lokal kepada masyarakat dan wisatawan internasional.

Baca Juga:
Kementerian BUMN Pastikan Transformasi Bandara InJourney Airports untuk Layanan Lebih Baik

Wamenekraf menjelaskan, Game Corners menyediakan sejumlah game lokal pilihan, seperti Potion Permit, Troublemaker, My Lovely Empress, Petit Island, dan Dreadout 2, yang dikurasi oleh Asosiasi Games Indonesia dengan dukungan Nadi 13. 

Selain itu, terdapat showcase gim berbasis Android yang dapat diunduh melalui QR Code yang disediakan, di antaranya adalah Dadoo, Cisini Stories, Where is My Cat, dan Selera Nusantara.

"Harapan kita ini jadi bentuk nyata, di mana talenta-talenta Indonesia bisa kita orbitkan di negara kita dan di luar. Inilah talenta yang perlu di-showcase, agar gim lokal bisa menjadi raja di negara sendiri dan merajalela di luar negeri," ujarnya.

Dalam peresmian itu, Wamenekraf didampingi Plt. Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kemenekraf Muhammad Neil El Himam; Direktur Pengembangan Sistem Pemasaran dan Hubungan Kelembagaan Radi Manggala; Plt. Direktur Seni Pertunjukan Kemenekraf/Bekraf Dadam Mahdar; dan Direkrur Fasilitasi Infrastruktur Kemenekraf/Bekraf Fahmy Akmal. 

Peresmian ini juga dihadiri Komisaris Utama Injourney Triawan Munaf; Direktur SDM dan Digital InJourney Herdy Harman; Presiden Asosiasi Game Indonesia Shafiq Husein; Managing Director 13 Nadi Musik & Entertainment, Sugio Dwinanto Wibowo; serta Ketua Asosiasi Pegiat Industri Board Game Indonesia, Mahawira Singh Dillon. (omy)