Wabah Covid-19 di Shanghai, Staf Bandara Pudong Dites Massal

  • Oleh : Redaksi

Senin, 23/Nov/2020 21:26 WIB
Bandara Internasional Pudong Shanghai Bandara Internasional Pudong Shanghai

Jakarta (BeritaTrans.com) - Staf di bandara internasional Pudong menjalani pengujian massal virus corona setelah wabah kecil terjadi di kota Shanghai, China terkait dengan beberapa petugas kargo.

Shanghai telah melaporkan enam infeksi lokal terkait dengan bandara tersebut pada bulan ini. Sebagian besar kasus diantaranya terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga:
Khawatir Corona Varian Baru, Saudi Perpanjang Larangan Masuk

Sejak Minggu (22/11) malam hingga Senin (23/11), para pekerja dengan perlengkapan pelindung mendampingi staf Bandara Internasional Pudong ke tempat parkir untuk melakukan tes Covid-19.

Baca Juga:
Lebih dari 40 Negara Larang Penerbangan dari Inggris karena Khawatir Varian Baru Corona

Aktivitas itu diketahui lewat video yang diunggah daring oleh otoritas kesehatan Shanghai.

Laporan kantor berita resmi Xinhua melaporkan lebih dari 17.700 orang telah dites swab pada Senin pagi. Hingga sejauh ini sudah lebih dari 11.500 orang dinyatakan negatif.

Baca Juga:
Sejumlah Negara Uni Eropa Batasi Perjalanan dari Inggris Karena Ditemukan Covid-19 yang Bermutasi

Pihak berwenang mengatakan dua petugas kargo di bandara yang dinyatakan positif Covid-19 awal bulan ini. Keduanya diketahui sempat memasuki dan membersihkan sebuah kontainer yang tiba dari Amerika Utara tanpa mengenakan masker pada akhir Oktober.

Lebih lanjut, Xinhua melaporkan rencananya para pekerja kargo akan diberikan tes rutin dan vaksin Covid-19 seperti halnya para pekerja lain yang berisiko tinggi terpapar virus.

Wakil Presiden Otoritas Bandara Shanghai, Zhou Junlong mengatakan prosesnya akan berlangsung secara sukarela.

Dilansir AFP, China telah memberikan vaksin Covid-19 eksperimental kepada orang-orang, termasuk pegawai negeri, pelajar internasional, dan pekerja penting yang berangkat ke luar negeri sejak Juli

China telah meluncurkan kampanye pengujian massal setelah kemunculan kasus-kasus lokal. Baru-baru ini, pihak berwenang juga telah mengalihkan fokus mereka terhadap makanan beku impor dan produk impor lainnya yang dicurigai sebagai penyebab kebangkitan infeksi lokal.

Sekelompok kasus domestik juga ditemukan di kota pelabuhan utara Tianjin, media pemerintah melaporkan sebanyak 2,6 juta orang sedang dites.

Kehidupan di China sebagian besar telah kembali normal pasca penguncian dan pengujian ketat, namun serangkaian wabah lokal terjadi secara sporadis selama beberapa bulan terakhir.

(lia/sumber:cnnindonesia.com)