Abaikan Sanksi Amerika, Kapal Tanker Angkut Minyak Venezuela ke China

  • Oleh : Redaksi

Sabtu, 28/Nov/2020 00:07 WIB
Sebuah kapal tanker minyak tengah bersandar di terminal kargo kilang Jose di Venezuela. (foto: Reuters) Sebuah kapal tanker minyak tengah bersandar di terminal kargo kilang Jose di Venezuela. (foto: Reuters)

CARACAS, (BeritaTrans.com) - Venezuela telah memulai kembali perdagangan minyak langsung ke China setalah setahun terakhir melakukannya lewat perantara pasar gelap. Langkah ini diambil mendekati akhir masa jabatan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Ekspor minyak Venezuela jatuh ke posisi terendah dalam beberapa dekade terakhir di bawah tekanan kuat Washington. Data layanan pemantauan pengiriman tanker, Trackers, menunjukkan bahwa perusahaan milik negara China, China National Petroleum Corp (CNPC) dan PetroChina menunda pengiriman minyak mentah dan bahan bakar dari pelabuhan Venezuela pada Agustus 2019.

Baca Juga:
Pelabuhan di Perbatasan Afghanistan-Iran Tebakar, 100 Kapal Tanker Hangus

Langkah itu dilakukan tak lama setelah Gedung Putih memperluas sanksi ekonomi terhadap perusahaan negara Petroleos de Venezuela (PDVSA).

Reuters mendapat data terbaru dari Trackers, perdagangan minyak antara Venezuela dan China secara terbuka telah kembali menggeliat sejak Agustus lalu yang ditandai pelayaran kapal tanker Kyoto bermuatan 1,8 juta barel minyak dari Pelabuhan Jose Venezuela ke China.

Baca Juga:
Belasan ABK Tanker di Perairan Mentok Positif Covid-19

Dua kapal tanker China ambil minyak dari Venezuela bulan ini

Mengutip data pelacakan kapal Refinitiv Eikon ditambah dokumen pengiriman PDVSA, The Warrior King adalah kapal tanker minyak lain yang menurunkan minyak mentah berat asal Venezuela di Pelabuhan Bayuquan, China. Sementara dua kapal milik PetroChina memuat minyak di Venezuela bulan ini.

Baca Juga:
Kapal Meledak di Samarinda, Kesaksian Warga hingga 3 Pekerja Hilang