Lebih dari 2,9 Juta Pengguna Manfaatkan Layanan KRL di 9 Hari Pertama Masa Nataru

  • Oleh : Fahmi

Minggu, 27/Des/2020 19:26 WIB
KRL di Stasiun Bekasi. KRL di Stasiun Bekasi.

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Meski jam operasional pada masa Nataru, 18 Desember 2020 hingga 8 Januari 2021 hanya sampai pukul 22.00 WIB. Hingga 26 Desember kemarin, KAI Commuter mencatat ada 2.943.746 orang menggunakan layanan KRL.

KAI Commuter mengoperasikan 964 perjalanan KRL per hari mulai pukul 4.00 di masa Nataru tersebut.

Baca Juga:
Lelah Kerja Seharian, Calon Penumpang KRL Antre di Stasiun JakartaKota

VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menjelaskan, khusus tanggal 24, 25, dan 26 Desember, tercatat jumlah pengguna masing-masing adalah (24 Des) 291.274, (25 Des) 212.342, (26 Des) 285.495.

"Dari segi volume penggguna, Stasiun Bogor masih tercatat sebagai stasiun tersibuk selama 9 hari masa Angkutan Natal dan Tahun Baru ini, dengan total telah melayani 100.504 pengguna,"ujar Anne, Ahad (27/12/2020).

Baca Juga:
Awal Pekan Pagi Ini Pengguna KRL Capai 106.818

Di masa Angkutan Natal dan Tahun Baru ini mayoritas pengguna KRL adalah pengguna musiman yang tidak setiap hari menggunakan KRL. Petugas di stasiun maupun di dalam KRL senantiasa memberikan edukasi dan mengingatkan penerapan protokol kesehatan ketika para pengguna akan naik KRL.

Protokol kesehatan yang diterapkan adalah wajib memakai masker, pengukuran suhu tubuh, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Selain itu terdapat pula aturan bagi lansia hanya dapat naik kereta pada pukul 10:00 - 14:00 atau di luar jam sibuk. Sementara bagi balita tidak diperkenankan naik KRL.

Baca Juga:
KAI Commuter Imbau Pengguna KRL Hindari Jam Padat

Menjelang pergantian tahun yang tinggal beberapa hari lagi, KAI Commuter tidak akan menambah perjalanan KRL seperti tahun-tahun sebelumnya. Ini sejalan dengan aturan pemerintah untuk tidak ada kegiatan malam tahun baru guna menghambat penyebaran Covid-19.

"Pada pergantian tahun nanti, KAI Commuter tetap beroperasi hanya sampai pukul 22.00 WIB. Seluruh protokol kesehatan dan aturan tambahan juga tetap berlaku," kata Anne. (fahmi)