Puncak Arus Balik, Diprediksi 205 Ribu Kendaraan Bakal Kembali ke Jakarta

  • Oleh : Fahmi

Sabtu, 02/Janu/2021 03:33 WIB
Foto: Ilustrasi (liputan6) Foto: Ilustrasi (liputan6)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Pihak PT Jasa Marga (Persero) Tbk memprediksi jumlah kendaraan yang kembali ke Jakarta mencapai 205 ribu kendaraan pada puncak arus balik libur Natal 2020 dan Tahun Baru (Nataru) 2021, Ahad (3/1).

Corporate Communication & Community Development Group Head Dwimawan Heru mengungkapkan jumlah itu meningkat 18,5 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas (lalin) new normal.

Baca Juga:
Tarif Tol Jakarta-Cikampek Akan Naik, Ini Penjelasan Jasa Marga

"Angka prediksi tersebut merupakan kumulatif lalin yang diperkirakan menuju Jakarta di beberapa Gerbang Tol (GT) barrier/utama, yaitu GT Cikupa (arah Barat), GT Ciawi (arah Selatan) serta GT Cikampek Utama & GT Kalihurip Utama (arah Timur)," ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (1/1).

Dwimawan menerangkan prediksi dari arah timur mencapai 56,4 persen dari total lalin. Sementara itu, untuk dari arah barat sebesar 21,2 persen dan dari arah selatan sebesar 22,4 persen.

Baca Juga:
Hingga 2025, PT Jasa Marga Masih akan Membangun 5 Proyek Jalan Tol Baru

Perseroan mencatat total 1,2 juta kendaraan meninggalkan Jakarta pada periode sembilan hari libur Natal dan Tahun Baru, atau sejak Rabu (23/12) s.d Kamis (31/12).

Sementara itu, untuk kendaraan menuju Jakarta pada periode sembilan hari yang sama, perusahaan mencatat sebanyak total 1,1 juta kendaraan.

Baca Juga:
Jasa Marga Dominasi Dapat Penghargaan Jalan Tol Terbaik di RI

"Lalin yang meninggalkan maupun yang menuju Jakarta tersebut merupakan kumulatif arus lalin dari empat GT barrier/utama yang telah disebutkan sebelumnya," ujarnya.

Dengan demikian, masih terdapat sekitar 137 ribu kendaraan yang belum kembali ke Jakarta. Jumlah ini juga diprediksi masih akan bertambah dengan lalu lintas yang meninggalkan Jakarta pada periode Jumat s.d Ahad (1-3 Januari 2021), sehingga prediksi untuk puncak arus balik menuju Jakarta pada hari Ahad (3/1) mencapai 205 ribu kendaraan.

Guna mengantisipasi potensi kepadatan di jalan tol, perusahaan mengimbau agar pengguna jalan dapat mengatur waktu perjalanan kembali ke Jakarta dan memohon kerja sama pengguna jalan untuk menghindari pulang bersamaan pada Ahad.

Selanjutnya, Jasa Marga terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk memberlakukan rekayasa lalu lintas, seperti contraflow dan penempatan petugas di lokasi rawan kepadatan.

"Pemberlakuan contraflow pada arus balik di antaranya untuk menghindari kepadatan pertemuan dua lalu lintas Jalan Tol Cipularang dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta di Km 66 serta kepadatan jelang akses masuk dan keluar rest area Km 62 dan Km 52," jelasnya.

Perusahaan juga memastikan proyek pekerjaan di jalan tol yang berpotensi mengganggu lajur dihentikan sementara, termasuk pekerjaan mobilisasi peralatan.

Selaras dengan arus mudik, perusahaan juga mendukung Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dan pihak Kepolisian untuk melakukan pembatasan operasional angkutan barang berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor SE.24/AJ.201/DRJD/2020 tanggal 10 Desember 2020.

Berdasarkan SE tersebut, pembatasan operasional angkutan barang sumbu 3 atau lebih berupa pengalihan arus lalin dari jalan tol menuju arteri.

Pada arus balik, mobil barang akan dilakukan pemeriksaan untuk pengalihan ke jalan arteri pantura dari arah Timur ke arah Barat mulai dari GT Kendal dan akan diperketat di GT Palimanan 4 dan masuk kembali di GT Cikarang Barat pada Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Pengaturan ini telah diberlakukan sejak 2 Januari 2021, pukul 12.00 WIB hingga 4 Januari 2021, pukul 08.00 WIB.

Lebih lanjut, Dwimawan juga mengingatkan pengguna jalan tol untuk memastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima dan mematuhi protokol kesehatan (menggunakan masker, cuci tangan dan jaga jarak) saat berada di rest area.

Kemudian, isi bahan bakar minyak (BBM) dan saldo uang elektronik yang cukup, mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas serta istirahat jika lelah berkendara.(fhm/sumber:CNNIndonesia)