Tim SAR Memperluas Area Pencarian Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ182

  • Oleh : Dirham

Rabu, 13/Janu/2021 10:47 WIB
Tim SAR cari korban pesawat Sriwijaya Air. Tim SAR cari korban pesawat Sriwijaya Air.

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Tim SAR Gabungan masih terus melakukan pencarian terhadap korban serta serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ182. Direktur Operasional Basarnas Brigjen Rasman mengatakan, area pencarian akan semakin diperluas pada hari kelima operasi.

"Adapun rencana kegiatan untuk hari ini pada prinsipnya sama dengan rencana operasi yang kita lakukan kemarin di mana unit udara tetep akan melaksanakan pencarian lewat udara yang tentunya arealnya semakin luas. Karena kemungkinan ada serpihan atau mungkin ada korban yang terbawa arus," kata Rasman di JICT II, Jakarta Utara, Rabu (13/1).

Baca Juga:
Tim SAR Gabungan Kembali Fokus Cari Korban Sriwijaya Air SJ 182

"Demikian juga laut udara, sektor pencarian tetap kita bagi dalam 6 sektor dari seluruh unsur laut yang terlibat kita bagi dalam 6 sektor," sambungnya.

Dia berharap, enam sektor pencarian kali ini mendapatkan hasil yang siginifikan. Juga menemukan Cockpit Voice Recorder (CVR) atau perekam suara kokpit.

Baca Juga:
5 Lagi Korban Pesawat Sriwijaya Air Teridentifikasi, Salah Satunya Bayi Berusia 11 Bulan

"Mudah-mudahan dari 6 sektor itu apalagi kemarin sudah dapat hasil yang signifikan. Dan hari ini juga kita masih berharap bahwa kalau kemarin yang ditemukan adalah FDR sekarang mungkin harapan kita adalah CVR kita juga dapatkan," ungkapnya.

"Namun kita konsentrasi satu fokus secara stimultan, karena pencarian terhadap korban juga kita fokusnkan ke situ, selain puing-puing yang masih bisa kita angkat. Jadi konsep operasi yang dilakukan hari ini pada prinsipnya sama dengan seperti yang dilakukan kemarin," sambungnya.

Baca Juga:
DVI Polri Identifikasi 7 Korban SJ 182, Ini Datanya

Selain itu, dia ingin agar para petugas agar tetap menjaga kondisi fisik dan kesehatannya. Untuk menjaga kondisi kesehatan tersebut, nantinya para penyelam akan ditugaskan secara bergiliran untuk mengevakuasi korban.

"Kita selalu memantau kondisi penyelam-penyelam kita karena harapan kita sangat besar kepada mereka agar bisa mendapatkan hasil terbaik untuk hari ini," tutupnya. (ds/sumber Merdeka.com)