Didanai Ditjen Hubdat, DAMRI Layani Angkutan Antarmoda KSPN di Yogyakarta

  • Oleh : Ahmad

Rabu, 13/Janu/2021 19:28 WIB
foto:istimewa/humasdamri foto:istimewa/humasdamri

JAKARTA (BeritaTrans.com) -  Didanai Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Dijen Hubdat) Kementerian Perhubungan, Perum DAMRI  melayani trayek angkutan antarmoda Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Rilis humas BUMN tersebut menyebutkan salah satunya adalah layanan pada rute Bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA) – Borobudur dan Malioboro – Borobudur. 

Baca Juga:
Didanai Ditjen Hubdat, DAMRI Operasikan Bus di KSPN Pacitan

Hal tersebut merupakan bagian dari inovasi DAMRI untuk memperkuat jaringan transportasi darat, sekaligus mendukung peningkatan perekonomian kawasan pariwisata di Yogyakarta dan sekitarnya.

Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) ini merupakan kawasan yang memiliki fungsi utama yakni pengembangan pariwisata yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Salah satu yang ditetapkan adalah KSPN Borobudur yang terdapat di Jawa Tengah dan Malioboro yang terdapat di Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Baca Juga:
Manjakan Pegowes Berkeliling Kota Bandung, Bus DAMRI Beri Ruang Sepeda

Angkutan antarmoda yang dilayani DAMRI untuk mendukung KSPN tersebut adalah:

  • Rute 1 : Malioboro - Taman Satya - Bantul - Pantai Parangtritis - Pantai Baron - Malioboro dengan tarif yang dikenakan sebesar Rp. 20.000,-. Jam keberangkatan mulai pukul 04.30 WIB - 11.30 WIB dengan waktu tempuh 5 jam.
  • Rute 2 : Bandara YIA - Jalan Kyai H.M Yunus - Kalirejo - Jalan Sermo Grimulyo - Tebing Gunung Gajah - Goa Kiskendo - Nanggulan - Mendut - Candi Borobudur tarif yang dikenakan sebesar Rp. 20.000,-. Jam keberangkatan mulai pukul 05.00 WIB - 14.00 WIB dengan waktu tempuh 2,5 jam.
  • Rute 3 : Bandara YIA - Ambar Ketawang - Wirobrajan - Universitas Gajah Mada - Jalan Affandi - Hartono Mall - Terminal Condong Catur tarif yang dikenakan sebesar Rp. 25.000,-. Jam keberangkatan mulai pukul 04.00 WIB - 15.25 WIB dengan waktu tempuh 2 jam.
  • Rute 4 : Bandara YIA - Gamping - Ring Road Barat - Terminal Jombor - Komplek Pemerintah Daerah Sleman - Sleman City Hall tarif yang dikenakan sebesar Rp. 25.000,-. Jam keberangkatan mulai pukul 06.15 WIB - 17.20 WIB dengan waktu tempuh 1,5 jam.
  • Rute 5 : Malioboro - Tebing Breksi - Candi Ratu Boko - Candi Prambanan - Candi Borobudur - Malioboro tarif yang dikenakan sebesar Rp. 20.000,-. Jam keberangkatan mulai pukul 05.30 WIB - 12.30 WIB dengan waktu tempuh 5 jam
  • Rute 6 : Bandara YIA - Purworejo - Jalan Veteran - Jalan Purworejo Salaman - Jalan Diponegoro - Jalan Raya Borobudur - Candi Borobudur tarif yang dikenakan sebesar Rp. 20.000,-. Jam keberangkatan mulai pukul 07.00 WIB - 13.00 WIB dengan waktu tempuh 1,5 jam.

DAMRI berharap dengan hadirnya akses transportasi di Kawasan Candi Borobudur, Jawa Tengah ini dapat membantu masyarakat melakukan perjalanan wisata maupun bisnis, serta meningkatkan kembali perekonomian, terutama bidang pariwisata dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). 

Baca Juga:
Pengemudi Bus DAMRI Bandara Soetta: Walau Penumpang Dapat Dihitung Jari, Gaji Tetap Lancar, Hanya Uang Makan Berkurang

Aspek Protokol Kesehatan DAMRI

Seluruh operasional DAMRI telah dijalankan menurut standar operasional prosedur (SOP), yang mengedepankan faktor keselamatan, keamanan, dan kenyamanan. 

Selain pengaturan dengan jaga jarak penumpang di dalam armada, DAMRI telah memperketat protokol kesehatan lainnya mulai dari wajib penggunaan masker penumpang dan pramudi, mencuci tangan sebelum masuk armada, penyediaan hand sanitizer serta penyemprotan desinfektan pada seluruh armada yang beroperasi.

Selain itu, dalam melakukan aktivitas usaha, DAMRI memberlakukan standar ketat dalam memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan 5K, yaitu Ketepatan, Keselamatan, Keamanan, Kenyamanan, dan Kesehatan Penumpang dan Pramudi.(ahmad)