Driver Ojol Dikeroyok Pengendara Mobil di Kebayoran Lama

  • Oleh : Bondan

Senin, 18/Janu/2021 01:52 WIB
Driver Ojol dihajar pengendara mobil. Foto: Kompas.com Driver Ojol dihajar pengendara mobil. Foto: Kompas.com

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Seorang driver motor ojek online bernama, Endi Rahmatullah (20) dihajar pengendara mobil di salah satu gang di Jalan Dwijaya 4,  Kebayoran Lama Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Sabtu (17/1/2021) sore.

Dalam video yang diterima Kompas.com, Edi yang sedang mengendarai motor ditarik oleh salah seorang pengendara mobil di bagian leher hingga terjatuh ke jalan lalu dipukul dan ditendang berulang kali.

Baca Juga:
Bang Erik Sitepu `Pilot` Bus Adhi Prima: "Artis Palembang!"

Warga sekitar sempat melerai pengendara mobil yang menghajar Edi. Salah satu pelaku  pengeroyokan sempat mengacungkan jari tengah ke arah warga.

Edi mengatakan, peristiwa pemukulan dirinya berawal saat ia hampir terserempet oleh mobil Toyota Fortuner B 2323 QH berwarna hitam di sekitar seberang Pom Bensin Margaguna, Jakarta Selatan. 

Baca Juga:
Aturan Mobil di Jakarta: Kendaraan Sudah Berusia 10 Tahun Dilarang Masuk: Untuk Menekan Tingkat Emisi

Saat itu, Endi melaju dan ada mobil yang keluar dari area ruko di sebelah kiri jalan.

Ia mengaku sempat memukul kap mobil Fortuner karena reflek dan berusaha menjaga keseimbangan. 

Baca Juga:
Banjir Surut, Lalu Lintas Jakarta Terpantau Lancar Baik Tol Dalam Kota Maupun Jalan Arteri

“Saat lanjut perjalanan untuk mengantar paket sameday, saya gak tahu kalau diikuti dari belakang akhirnya saya dijegat dan akhirnya saya dipukuli oleh dua orang itu,” ujar Endi saat dikonfirmasi, Minggu (17/1/2021).

Adapun pengendara tersebut berjalan kaki saat mencegat dan mengeroyok Endi. Mobilnya diparkir di ujung jalan. 

“Saya mungkin diikutin. Saya kan emang nyari alamat pengiriman di deket TKP pemukulan,” tambah Endi.

Pengendara mobil tersebut ditendang dan dipukul di bagian wajah hingga mengalami luka-luka. 

Hidung Endi berdarah setelah dikeroyok. Pengendara mobil kemudian pergi setelah mengeroyok Endi.

“Karena dipisahin warga dan ingin dilaporkan ke RT maka dia langsung pergi,” tambah Endi.

Pengeroyok juga sempat menantang warga yang tengah melerai pengeroyokan.

“Dia emang nantangin warga juga di situ. Kalau ada yang ikut-ikutan, gue matiin lu pada. Gitu katanya,” ujar Endi.

Endi telah melaporkan peristiwa pengeroyokan yang menimpa dirinya ke Polsek Kebayoran Lama.

Endi telah menjalani visum dan dimintai keterangan oleh pihak Polsek Kebayoran Lama. 

“Saya berharap pelaku pengeroyokan bisa ditangkap. Saya mau minta pertanggungjawabannya. Karena sudah menyalahi hukum, menurut saya. Apalagi saya dikeroyok. Yang jelas dari pihak keluarga tidak terima adanya pengeroyokan itu,” kata Endi. (Kompas.com)