Sriwijaya Air Berkomitmen Serahkan Santunan Rp1,5 Miliar bagi Korban Musibah SJ 182

  • Oleh : Naomy

Rabu, 20/Janu/2021 17:24 WIB
Penyerahan santunan korban Sriwijaya Air SJ 182 Penyerahan santunan korban Sriwijaya Air SJ 182

 

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Direktur Utama Sriwijaya Air Jefferson Jauwena menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menyelesaikan santunan bagi ahli waris penumpang SJ-182 dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga:
Meriahkan Cap Gomeh, Ayo Terbang Bersama Sriwijaya Air Grup dengan Tiket Hemat Hanya Rp215.000

“Hari ini akan menjadi awal dari proses penyerahan santunan Sriwijaya Air kepada keluarga penumpang. Santunan yang akan kami serahkan kepada pihak ahli waris adalah senilai Rp1,25 miliar sesuai peraturan pemerintah dan tambahan senilai Rp250 Juta sebagai santunan ganti rugi lain-lain," urainya di Jakarta, Rahu (20/1/2021).

Dengan begitu maka total santunan yang Sriwijaya Air berikan Rp1,5 miliar kepada keluarga korban. 

Baca Juga:
Boeing Instruksikan Pilot Pantau Pesawat dengan Cermat Usai Kecelakaan Sriwijaya Air SJ182

Pihaknya akan terus memastikan proses penyerahan santunan ini dapat berjalan baik dan lancar hingga seluruh ahli waris menerima haknya.

Presiden Joko Widodo sebelumnya menyampaikan rasa terima kasih kepada tim gabungan atas kerja kerasnya dan belasungkawa yang mendalam atas musibah SJ-182 dan beliau pun berpesan agar kewajiban yang menjadi hak ahli waris korban SJ-182 dapat diselesaikan dengan baik.

Baca Juga:
Sriwijaya Air Dukung Penuh Investigasi KNKT Terhadap Musibah SJ 182

“Pertama-tama saya ucapkan rasa terima kasih kepada tim gabungan Basarnas, TNI/POLRI, KNKT dan unsur terkait yang telah bekerja keras sejak hari pertama musibah. Sekali lagi menyampaikan rasa belasungkawa kepada para keluarga penumpang SJ-182, semoga terus diberi ketabahan dalam melewati masa-masa sulit ini," ujar Jokowi.

Manajemen Sriwijaya Air dan Jasa Raharja siharap menyelesaikan penyerahan santunan dan asuransi. Faktor keselamatan transportasi agar dapat diperbaiki Kementerian Perhubungan dan KNKT agar dapat menghadirkan keselamatan bagi masyarakat. (omy)