Truk Tercebur ke Sungai Brantas, Imam Khambali Tewas

  • Oleh : Fahmi

Jum'at, 22/Janu/2021 06:51 WIB
Proses evakuasi truk pengangkut pasir yang tercebur di kawasan tambang pasir Sungai Brantas Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Foto/Ist. Proses evakuasi truk pengangkut pasir yang tercebur di kawasan tambang pasir Sungai Brantas Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Foto/Ist.

KEDIRI (BeritaTrans.com) - Imam Khambali, sopir truk pengangkut asal Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, tewas setelah truk pengangkut pasir yang dikemudikan tercebur Sungai Brantas.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di kawasan tambang pasir sungai Brantas Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Baca Juga:
Kendarai Truk, Kakek 80 Tahun ini Biasa Ketemu Hantu di Jalan

"Sopir truk meninggal dunia ," ujar Kasi Humas Polsek Mojo, Aiptu Didit Yulianto kepada wartawan, Kamis (21/1/2021).

Truk bernomor polisi AG 9233 UT tersebut, tidak kuat menaiki medan jalan yang curam. Dari lokasi tambang hingga ke jalan raya, truk harus melewati medan berliku.

Selain terjal juga curam, adanya muatan pasir membuat beban kendaraan semakin berat. Namun, Imam Khambali tidak bergeming. Ia tetap memacu kendaraanya.

Baca Juga:
Tabrak Truk yang Parkir, Sopir Mobil Pikap Tewas

"Diduga truk tidak kuat menanjak," kata Didit.

Saat proses melampaui tanjakan curam, tiba-tiba truk seperti kehabisan tenaga. Roda empat yang setiap hari dipakai mengangkut pasir tersebut, merosot. Insiden kecelakaan berlangsung cepat.

Truk terguling dan terjun ke dalam sungai Brantas. Imam Khambali yang tidak sempat menyelamatkan diri, ikut tercebur bersama kendaraannya. Kematian korban diduga akibat terjepit kendaraan dan tenggelam.

Menurut Didit, karena medan yang berat, proses evakuasi berlangsung lama. Evakuasi truk bersama korban tidak bisa menggunakan peralatan manual.

Evakuasi baru selesai pada Kamis (21/1/2021) petang, setelah petugas mendatangkan kendaraan derek di lokasi kejadian.

"Jenazah korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Kediri," pungkas Didit.(fhm/sumber:okezonecom)