Usai Berlayar Sepekan, Tol Laut KM Logistik Nusantara 2 dari Merauke Tiba Selamat di Pelabuhan Fakfak

  • Oleh : Naomy

Jum'at, 22/Janu/2021 09:15 WIB
KM Logistik Nusantara 2 sandar di Pelabuhan Fakfak KM Logistik Nusantara 2 sandar di Pelabuhan Fakfak

 

PAPUA BARAT (BeritaTrans.com) – Pelayaran perdana Program Tol Laut Logistik dari wilayah Selatan Papua yakni Merauke ke Utara Papua dengan kode trayek T-19, tiba selamat di Pelabuhan Kokas, Kab. Fakfak Papua Barat, Kamis (21/1/2021).

Baca Juga:
Pelabuhan Utama dan Pengumpan Dimanfaatkan untuk Tunjang Program Tol Laut

Pelayaran perdana tersebut menggunakan Kapal KM. Logistik Nusantara 2 yang berangkat dari Merauke sebagai pelabuhan pangkal, Kamis (14/1/2021) dengan mengangkut bahan pokok penting (bapokting).

"Dengan tibanya pelayaran perdana tersebut menandakan bahwa Kapal KM. Logistik Nusantara 2 resmi beroperasi di Pelabuhan Kokas," ujar Kepala Kantor UPP Kokas Rosihan Gamtjim di Papua Barat, Jumat (22/1/2021).

Baca Juga:
Hub and Spoke Tol Laut Wujudkan Pemerataan Ekonomi dan Tekan Disparitas Harga

Menurutnya, ini sebagai wujud nyata dari Instruksi Presiden No.9 Tahun 2020 tentang Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Papua Barat serta pelaksanaan program tol laut yang telah dicanangkan.

Rosihan mengemukakan, telah dilakukan bongkar muatan satu box container dengan muatan beras dan satu box container kosong dari kapal ke dermaga di Pelabuhan Kokas yang dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat Mohamad Lakotani.

Baca Juga:
Tarif Rp89 Ribu Sampai Ternate, Kapal Tol Laut Baru Akan Beroperasi di Pelabuhan Gorontalo, Ini Rutenya

Kata dia, walaupun saat ini masih dihadapkan pada kondisi pandemi Covid-19, ini merupakan bukti nyata bahwa Pemerintah, baik Pusat melalui Kementerian Perhubungan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi maupun Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah terus berupaya mendorong sektor usaha masyarakat Papua.

"Kami berharap kepercayaan masyarakat terus tumbuh dari tahun ke tahun untuk memanfaatkan kapal tol laut. Kapal dengan kode Trayek T-19 ini diharapkan dapat menjadi sarana mempercepat pembangunan dan kesejahteraan di Papua Barat, Khususnya di Kawasan Teluk Berau yang berada di dua wilayah Kabupaten yaitu Kabupaten Sorong Selatan dan Kabupaten Fakfak serta  Teluk Bintuni," urainya.

Di sisi lain, dia juga mengajak baik dari Pemerintah Daerah maupun pelaku bisnis untuk memanfaatkan angkutan tol laut agar tercipta pemerataan distribusi bapokting di Indonesia.

“Dengan tersedianya rute ini mari kita manfaatkan program tol laut agar pengiriman komoditi unggulan masing-masing daerah dapat terdistribusi ke daerah lainnya,” ujarnya.

Selain Wakil Gubernur Provinsi Papua Barat, acara tersebut juga dihadiri oleh Anggota Komisi V DPR-RI Dapil Papua Barat Jimmy Demianus Ijie, Ketua DPRD Kabupaten Fakfak, Sekda Kabupaten Fakfak, Bupati Fakfak, Raja Pikpik Sekar, Raja Wertuar, Raja Rumbati, Raja Patipi, Raja Rumbati, Raja Arguni, tokoh masyarakat dan unsur terkait. (omy)