Gombres Sopiri Bus Sumber Jaya Rute Kawali-Bekasi: Selimut Sering Hilang, Pusing Euy...

  • Oleh : Fahmi

Rabu, 27/Janu/2021 17:18 WIB
Hendi Gombres sopir bus Sumber Jaya Kawali-Bakasi. Hendi Gombres sopir bus Sumber Jaya Kawali-Bakasi.

BEKASI (BeritaTrans.com) - Mengendarai bus baru dengan fasilitas lengkap tidak juga dirasakan senang oleh sebagian sopir bus. Selimut yang termasuk fasilitas sering hilang dan dicurigai dibawa oleh penumpang yang tidak bertanggung jawab. 

Hendi, 31 tahun, pengemudi bus PO Sumber Jaya, menceritakan fasilitas bus yang dia kemudikan termasuk lengkap. Namun, saat ini dia lebih memilih menyimpan selimut terlebih dahulu dan akan mengeluarkannya jika ada yang membutuhkan. Hal itu juga dikarenakan selimut sering berkurang dari jumlah sesuai kursi, dicurigainya dibawa pulang oleh penumpang. 

Baca Juga:
Jelang Sore, Tol Bekasi Timur Mulai Ramai Truk Logistik dan Bus AKAP

"Selimut mah ada, tapi ribet. Kadang-kadang selimut udah full, pas kita beresin kurang tiga. Pusing ueuy ditanyain perusahaan," kata pria, yang akrab dipanggil Gombres tersebut, kepada BeritaTrans.com di terminal Bekasi, Rabu (27/1/2021). 

Saat itu, dia menjelaskan fasilitas dan palayanan mengenai bus perintis Kawali-Bekasi tersebut kepada BeritaTrans.com. Sebelumnya bus tersebut ialah armada khusus pariwisata dan belum pernah memiliki trayek regular tersebut. 

Baca Juga:
Mobil Pikap Terjun ke Jurang Ciamis, 7 Orang Kehilangan Nyawa

"Kalau sudah enggak ada lagi selimutnya, mau cari juga gimana? Kalau ada yang nanyakin baru dikeluarin. Diambil sewa, juga enggak jelas mau cari di mana lagi?," sambungnya. 

Untuk melayani penumpang, Bus Sumber Jaya memiliki menyediakan air mineral 350 ml, selimut, bantal, dan tersedia pula TV entertaimen penghibur. 

Baca Juga:
Hore, Sektor Transportasi Tumbuh 21,27%

"Sumber Jaya mah semua sudah dikasi, semua dipersiapkan untuk penumpang," kata bapak dua anak ini. 

Warga Garut ini juga menceritakan, saat berita ini turun dia baru tiga kali ke terminal ini untuk mengakut penumpang. Lantaran agen di terminal juga baru dan masih merintis di Bekasi. 

Dijelaskannya juga, dia sering dimintai PO sebagai perintis jalur, termasuk Kawali-Tanggerang, Depok dan Kertabumi. 

"Ini baru meristis, sudah dua hari masuk Bekasi, tapi Alhamdulillah karena saya pernah jadi sopir Primajasa, jadi sudah pada kenal sama saya," katanya. 

Gombres yang awalnya adalah sopir bus Primajasa tersebut mengungkapkan. Saat ini dia enggan memilih bus dengan sasis Hino dan lebih memilih sasis Mersi.

"Lebih enak ini, Kita awalnya kan pemain Hino. Tapi kalau ada pilihan dikasih Hino agak males, mendingan Mersi," ungkapnya. 

Bus kelas bisnis dengan sasis Mercedes Benz dengan masih mengusung seat pariwisata berjumlah 52 penumpang, harga tiket Bekasi-Tasikmalaya Rp100 ribu dan Ciamis atau Kawali-Bekasi Rp150 ribu. 

Terlihat bus tersebut sangat bersih dan mengkilat. Tampilan jok penumpang dilapisi kulit, yang tentunya membuat nyaman penumpang. 

Untuk tampilan luar bus tersebut dilapisi liveri berwarna mentereng muali perpadyan dari oren,merah dan putih yang membuat dia seperti bus-bus premium lintas jawa timur. 

Memasuki pandemi disaat penumpang minim, diungkapkan Gombres juga bukan hal yang mudah untuk merintis jalur apalagi di Terminal Bekasi masih banyak saingan untuk tujuan tersebut. 

"Dulu mah normal, penumpang enggak kayak gini. Tapi ya Alhamdulillah, kita satu PP dapat mah 22 sampai 25 penumpang," katanya. 

Bus Sumber Jaya jalur tersebut akan diberangkatkan pukul 21.30 yang juga termasuk pemberangkatan terkahir dari Terminal Bekasi tersebut 

Dia berharap corona segera berakhir dan penumpang transportasi darat kembali ramai.(fahmi)