Polisi dan Ahli Selidiki Tanah Ambles Tol Surabaya-Gempol

  • Oleh : Redaksi

Rabu, 27/Janu/2021 22:25 WIB
Lokasi longsor di Tol Surabaya-Gempol KM 06+200 jalur A (arah Gempol). (Foto:ANTARA /HO Jasamarga/A.M) Lokasi longsor di Tol Surabaya-Gempol KM 06+200 jalur A (arah Gempol). (Foto:ANTARA /HO Jasamarga/A.M)

SURABAYA (BeritaTrans.com) - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur bersama Jasamarga, berkoordinasi dengan para pakar dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, guna melakukan riset amblesnya ruas jalan di KM 06+200 jalur A tol Surabaya-Gempol.

"Kami melibatkan tenaga ahli ITS untuk melakukan riset terhadap kondisi jalan, baik struktur maupun kondisi tanah, kira-kira apa saja penyebabnya, lalu bagaimana cara mengatasinya," kata Kasat PJR Polda Jatim, AKBP Dwi Sum Rahardi, dikonfirmasi, Rabu, 27 Jamuari 2021.

Baca Juga:
Jelang Sore, Truk Logistik Mulai Penuhi Tol Bekasi Timur

Dwi menjelaskan, perbaikan jalan ambles bisa memakan waktu cukup lama sekitar 30 hari. "Mungkin bisa lebih."

Selama proses perbaikan jalan, Dwi juga tengah berupaya melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) terhadap sejumlah pengguna jalan tol. 

Baca Juga:
Demi Habitat Bekantan, PUPR Ingin Bangun Tol Bawah Laut di IKN Nusantara

Mulai dari melakukan contra flow, penggunaan satu lajur di sisi jalur cepat, hingga mengalihkan arus ke jalur-jalur alternatif. 

"Upaya-upaya kita saat ini kita hanya menggunakan satu lajur yaitu lajur cepat supaya tidak mengakibatkan antrean yang panjang, terutama dari arah Dupak atau arah Perak menuju arah Waru," beber dia.

Baca Juga:
Tol Baru BSD Mulai Difungsikan, Tarif Gratis Selama GIIAS!

Dwi mengimbau agar para pengguna jalan untuk lebih bersabar dan berhati-hati. Ia merekomendasikan pengguna roda empat untuk menggunakan jalur arteri jika butuh waktu cepat untuk berkendara.

"Kami saat ini masih menunggu rekomendasi dari tenaga ahli ITS yang berkompeten. Kami berharap semoga cepat bisa teratasi sehingga pengguna jalan bisa menggunakan fasilitas dengan baik," jelasnya.(amt/sumber:medcom.id)

 

Tags :