Kapal Ferry sempat Miring dan Oleng Dihantam Ombak di Tengah Laut, Penumpang Menjerit Ketakutan

  • Oleh : Redaksi

Rabu, 17/Feb/2021 13:17 WIB
Puluhan penumpang kapal feri memakai pelampung saat kapal yang mereka tumpangi terombang-ambing akibat cuaca buruk di perairan Baubau, Sultra, Minggu (14/2/2021). (Foto: Antara) Puluhan penumpang kapal feri memakai pelampung saat kapal yang mereka tumpangi terombang-ambing akibat cuaca buruk di perairan Baubau, Sultra, Minggu (14/2/2021). (Foto: Antara)

BAUBAU (BeritaTrans.com) - Sebuah kapal penyeberangan antar pulau diterjang angin kencang dan ombak besar yang datang tiba-tiba saat melintas di perairan Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Akibatnya ratusan penumpangnya dilanda kepanikan saat Kapal Motor (KM) Tengiri yang mengangkut ratusan penumpang tiba-tiba diterjang angin kencang dan ombak besar.

Baca Juga:
Kapal Feri Miring Dihantam Gelombang di Baubau, Penumpang Panik Berebut Pelampung

Ratusan penumpang langsung panik karena kapal sempat oleng dan miring. Bahkan, para penumpang langsung berebutan mengambil jaket pelampung dari lemari kapal tanpa ada perintah dari kru kapal.

Kebanyakan penumpang wanita dan anak-anak menjerit ketakutan, beruntung kru kapal dan sejumlah aparat kepolisian berhasil menenangkan penumpang hingga kepanikan mereda.

Baca Juga:
Lingga Buka Blocking Area, Kapal Tujuan Tanjungpinang Berlayar Besok, Ini Syaratnya

"Laju kapal yang bertolak dari Dermaga Ferry Waara, Kabupaten Buton Tengah menuju Kota Baubau sempat tertahan di tengah laut akibat kencangnya angin disertai ombak besar, diperkirakan kecepatan angin mencapai 20 km perjam," jelas Nakhoda Kapal, Arnold Elis Fransisco.

KM Tengiri yang mengangkut ratusan penumpang dan puluhan sepeda motor dan mobil akhirnya berhasil tiba di dermaga Ferry Baubau dengan selamat, setelah sempat terombang-ambing di tengah laut selama kurang lebih 30 menit akibat diterjang angin kencang dan ombak besar.(amt/sumber:okezone.com) 

Baca Juga:
Kapal Ferry Gunsa 8 yang Angkut 82 Penumpang Terbakar di Laut