2 Bulan Terombang-ambing di Laut, Ratusan Ekor Sapi Asal Spanyol Terancam Dibunuh

  • Oleh : Fahmi

Sabtu, 27/Feb/2021 20:11 WIB
Ratusan ekor sapi dari Spanyol terancam dibunuh setelah terombang-ambing 2 bulan di laut. (Istimewa) Ratusan ekor sapi dari Spanyol terancam dibunuh setelah terombang-ambing 2 bulan di laut. (Istimewa)

MADRID (BeritaTrans.com) - Sebanyak 864 ekor sapi terombang-ambing selama 2 bulan di kapal yang melintasi Laut Mediterania untuk mencari pembeli, namun ditolak beberapa negara.  

Dokter hewan dari pemerintah Spanyol mengatakan, sapi-sapi itu harus dibunuh untuk menghindari penularan penyakit. 

Baca Juga:
2 Kapal Bermuatan 92 Sapi asal Flores Diamankan di Perairan Bonto Bima

Sapi-sapi itu terpaksa dipelihara di atas kapal dengan kondisi memprihatinkan. Kapal kini bersandar di pelabuhan Cartagena, Spanyol, sejak Kamis (25/2/2021).  

Mereka ditolak oleh beberapa negara karena khawatir menyebarkan virus bluetongue (BTV) atau infeksi lidah sapi, meskipun belum ada pemeriksaan. 

Laporan dokter hewan menyimpulkan, sapi-sapi itu menderita akibat perjalanan yang panjang. Beberapa di antaranya tidak sehat dan tidak layak diangkut ke luar Uni Eropa (UE), bahkan tidak diizinkan masuk lagi ke UE.  

Laporan menyebutkan, euthanasia atau suntik mati menjadi solusi terbaik. 

“Tidak ada peringatan sebelumnya, sangat mengejutkan. Sulit bagi kami untuk mencegahnya, sapi-sapi ini pasti akan dimusnahkan,” ujar Miquel Masramon, pengacara yang mewakili pemilik kapal Talia Shipping Line, dikutip dari Reuters, Sabtu (27/2/2021). 

Kapal itu awalnya meninggalkan Pelabuhan Cartagena untuk mengirim sapi ke Turki. Namun pihak berwenang di sana memblokir pengiriman dan menangguhkan impor hewan hidup dari Spanyol karena khawatir akan penyebaran infeksi lidah api, sehingga dibawa kembali ke Spanyol. 

Kementerian Pertanian Spanyol dilaporkan akan membuat keputusan setelah mendapat informasi dari hasil pemeriksaan. Ada sekitar 864 sapi hidup di dalam kapal itu, 22 di antaranya mati di laut, 2 bangkai masih berada di dalam. Bangkai lainnya telah dipotong-potong lalu dibuang ke laut selama perjalanan.(fh/sumber:iNews.id)