Tiga Kapal Tongkang Parkir di Teluk Kendari, Begini Penjelasan KSOP

  • Oleh : Redaksi

Kamis, 11/Mar/2021 10:37 WIB
Kapal Tongkang yang parkir di Teluk Kendari (foto:sultraterkini.com) Kapal Tongkang yang parkir di Teluk Kendari (foto:sultraterkini.com)

KENDARI (BeritaTrans.com) – Tiga Kapal Tongkang yang terparkir di Teluk Kendari disoroti banyak pihak. Pasalnya, tiga Tongkang yang diduga tidak memiliki izin tersebut akan merusak pohon bakau (Mangrove) dan biota laut lainnya.

Keberadaan tiga Kapal Tongkang tersebut dibenarkan oleh Kepala Seksi Keselamatan, Pelayaran dan Operasi Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kendari, Andi M.

Baca Juga:
Kapal Tenggelam di Buton Tengah Tewaskan 15 Orang, `Keselamatan Perairan Enggak Dipikirkan`

Hanya saja kata Andi, satu Kapal Tongkang diantaranya telah keluar teluk, yakni TB Jaz Power 3 Tongkang Aditama 6 dengan PT Neolopa Trans Maritim (NTM).

“Tiga Kapal Tongkang yang parkir atau berlabuh di tepi Teluk Kendari di Jalan Madusila Kelurahan Wunduwotu Kecamatan Poasia sudah ditarik siang tadi,” ungkap Andi, Rabu (10/03/2021).

Baca Juga:
Ditabrak 2 Kapal Tongkang Hanyut, 36 Rumah di Desa Kaladan Rusak

Andi menegaskan, selama parkir di Teluk Kendari, kapal ini dipastikan tidak dalam proses perawatan atau perbaikan yang dapat merusak magrove dan biota laut di teluk tersebut, sebagaimana diungkapkan sejumlah aktivis dan anggota DPRD Kendari.

“Tiga Kapal Tongkang itu tidak dalam aktivitas perbaikan, tetapi hanya berlabuh dan sudah ada izin dari pemilik lahan,” ujarnya.

Baca Juga:
Basarnas Kendari Evakuasi 11 Penumpang Kapal Bocor Tangki BBM di Buton Utara

Keberadaan kapal itu pun, lanjutnya, sudah sepengetahuan dan telah melapor ke pihak KSOP. Tiga kapal itu milik TB Jaz Power 3 Tongkang Aditama 6 dan TB Galaxy Tongkang HM 2302.

“Teluk Kendari juga ini bisa digunakan untuk semua kapal untuk berlabuh. Kecuali untuk perbaikan atau pengelasan harus masuk dolking atau digalangan kapal,” terangnya

Sementara itu, menanggapi rencana pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk menggelar rapat dengar pendapat (RDP) menyikapi keberadaan kapal tongkang di Teluk Kendari itu, Andi mengaku siap dimintai keterangan.

“Iya, akan kami hadiri (RDP) untuk memberikan penjelasan keberadaan kapal tongkang yang parkir dan menjadi sorotan media,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari Rajab Jinik mengatakan akan menyahuti aspirasi aktivis terkait keberadaan kapal tongkang yang parkir di teluk Kendari itu. Pihaknya akan mengundang sejumlah pihak termasuk KSOP Kendari untuk RDP.

“Terkait adanya aduan masyarakat terkait adanya kapal tongkang yang parkir di teluk Kendari dan diduga melakukan perbaikan, maka kami dari pihak DPRD akan mengundang beberapa pihak untuk RDP,” tandasnya. (amt/sumber:sultrakini.com)