Lambung Kapal Bocor, KLM Satria Indonesia Muat Sembako Tenggelam di Perairan Karimunjawa

  • Oleh : Redaksi

Jum'at, 02/Apr/2021 07:46 WIB
Foto:istimewa Foto:istimewa

JEPARA - KLM Satria Indonesia bermuatan 390 ton sembako dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang , dengan tujuan Pelabuhan Ketapang Kalimantan Barat ( Kalbar ) tenggelam setelah mengalami kebocoran pada lambung kapal di perairan Karimunjawa Jepara , Jawa Tengah (Jateng) , Kamis (1/4/2021) sore.

Detik-detik KLM Satria Indonesia tenggelam sempat direkam kru KM Hidayah Star selaku kapal penolong, yang dinahkodai Jumasah warga Karimunjawa.

Baca Juga:
Kisah Tragis Nuestra Senora De Las Maravillas, Kapal Berisi Harta Karun Emas Permata yang Karam 366 Tahun Silam

Beruntung, sebelum kapal tenggelam dan hilang, delapan kru KLM Satria Indonesia berhasil menyelamatkan diri dengan rakit yang terbuat dari styrofoam. Sebelum akhirnya diselamatkan oleh kapal nelayan.

Kecelakaan laut ini terjadi di tiga mil sebelah utara Pulau Parang Kecamatan Karimunjawa, Jepara. KLM Satria Indonesia dengan nahkoda Eko Sudiyarso, sedianya berangkat dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang menuju Pelabuhan ketapang kalimantan barat dengan bermuatan 390 ton sembako.

Baca Juga:
Mampu Berkecepatan 12,6 Knot, Kapal KN. P.338 Kembali Beroperasi Usai Docking Besar

Namun, setelah sampai di utara pulau parang, kapal dihantam gelombang besar hingga terjadi kebocoran pada lambung bagian belakang. Sebelum tenggelam nahkoda kapal sempat meminta pertolongan dengan menggunakan radio navigasi.

“Badai disertai hujan menghantam lambung kapal dan akhirnya tenggelam. Seluruh kru KLM Satria Indonesia akhirnya berhasil dievakuasi oleh kru Kapal Kayu Alhidayah,” kata Kapolsek Karimunjawa, Iptu Slamet Raharjo.

Baca Juga:
Semester I Tahun 2022, Penumpang Kapal Pelni Naik 155 Persen

Setelah berhasil dievakuasi oleh kru kapal motor hidayah star, seluruh korban selamat dibawa ke puskesmas karimunjawa guna menjalani cek medis. 

Rencananya, delapan kru KLM Satria Indonesia akan dipulangkan melalui Pelabuhan Jepara, Jumat (2/4/2021) pagi.(amt/sumber:sindonews.com)