Usulan Anies soal Program Pengurangan Emisi Karbon Disetujui PBB

  • Oleh : Fahmi

Sabtu, 17/Apr/2021 21:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto: Dok. PPID Jakarta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto: Dok. PPID Jakarta

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi salah satu pembicara dalam forum virtual Dialogue Between C40 Mayors and UN Secretary General-Advancing Carbon Neutrality and Resilient Recovery for Cities and Nations. 

Pada kesempatan itu, Anies menyampaikan solusi untuk mengurangi dampak perubahan iklim. 

Baca Juga:
Terkait Dugaan Ceceran Minyak di Tambak Masyarakat Desa Lamarantarung, Pemkab Indramayu Desak GM Pertamina Field Jatibarang Turun Tangan

Anies mengatakan, salah satu solusi nyata yang bisa dilakukan yakni dengan mengurangi emisi karbon di kota-kota besar. 

“Pemerintah kota memiliki tugas untuk menyediakan lingkungan tempat tinggal yang layak huni bagi para warga kotanya. Hal ini termasuk dengan mengatasi dampak perubahan iklim dengan melakukan upaya untuk mengurangi emisi karbon yang dihasilkan oleh kota-kota,” ujar Anies dikutip dari situs resmi Pemprov DKI, Sabtu (17/4/2021). 

Baca Juga:
Perubahan Iklim: Ketika Air Terjun Terbesar di Afrika Berhenti Mengalir


Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Gutteres. Foto: PPID DKI JAKARTA 

Anies juga secara langsung memberikan dua usulan kepada PBB untuk membantu dan mendukung program pengurangan emisi karbon untuk atasi dampak dari perubahan iklim. 

Baca Juga:
Walhi Sumut: Proyek Pembangunan PLTA Berkontribusi Terhadap Longsor di Batang Toru

“PBB memiliki peran yang besar untuk membantu kota-kota di dunia. Pertama-tama, PBB dapat mendorong negara-negara untuk mengakui pencapaian aksi iklim yang dilakukan pada tingkat kota dan itu perlu dihitung sebagai bagian dari National Determined Contribution (NDC) dari aksi iklim,” usul Anies. 

Kedua, dalam kapasitasnya, PBB mampu meminjamkan tangannya untuk mendorong terjadinya integrasi vertikal dan horizontal pada tingkat aksi serta kebijakan. Terakhir, dalam rangka menuju COP 26, PBB dapat mendukung negara-negara untuk mengembangkan arsitektur dan struktur pendanaan yang komprehensif untuk menerjemahkan manfaat-manfaat yang diperoleh pemerintah nasional pada forum global untuk dieksekusi pada level lokal,” lanjutnya. 

Dua usulan dari Gubernur Anies tersebut langsung disambut dengan interupsi Sekjen PBB, António Gutteres yang hadir dalam acara itu. Ia langsung menyatakan pihaknya setuju dan akan menindaklanjuti usulan tersebut. 

Menurut dia, usulan Anies sangat mungkin dikerjakan oleh PBB. Sehingga dukungan ini bukan sekadar wacana, melainkan dapat diterjemahkan ke dalam program-program dari tingkat pusat hingga lokal. 

“Saya hanya ingin menyampaikan bahwa kami sepenuhnya siap untuk melakukan yang terbaik dengan organisasi dan tim perwakilan PBB pada berbagai negara untuk sepenuhnya melalui advokasi global dengan para pemerintah untuk melakukan persis seperti yang Anda usulkan kepada kami,” ujar António Gutteres. 

Tanggapan spontan dari Sekjen PBB ini juga membuat David Miller, mantan Wali Kota Toronto dan mantan Ketua Jejaring C40, memberikan apresiasi terhadap usulan dari Gubernur Anies. 

“Gubernur Baswedan, Anda telah berhasil mempengaruhi PBB hanya dalam waktu dua menit, bayangkan apabila Anda mendapatkan waktu empat menit,” ungkapnya. (fh/sumber:kumparan)