Dalam Sehari, 2 Warga di Kediri Tewas Tertabrak Kereta Api, Salah Satunya Anak-anak

  • Oleh : Redaksi

Senin, 19/Apr/2021 08:33 WIB


KEDIRI (BeritaTrans.com) - Sebanyak dua warga di Kediri,  Jawa Timur, tewas tertabrak kereta api, Minggu (18/4/2021).

Peristiwa pertama terjadi di jalur kereta api wilayah Kelurahan Kampung Dalem, Kota Kediri, sekitar pukul 16.50 WIB. Korbannya merupakan bocah 10 tahun berinisial ADS Saputro (10), warga setempat.

Baca Juga:
Kecelakaan Maut KA Vs Mobil di Bekasi, KNKT Cari Solusi Cegah Terulang

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota Ajun Komisaris Polisi Arpan menuturkan, korban awalnya bermain di pinggir rel kereta api.

Di saat yang bersamaan, datang Kereta Api Gajayana jurusan Malang-Jakarta dari selatan ke utara.

Baca Juga:
Ditabrak Kereta Api, Avanza Angkut 10 Penumpang Terseret 100 Meter, Begini Kondisinya!

ADS tersambar kereta api karena diduga korban terlalu dekat dengan rel. Korban terpental kemudian tewas di lokasi kejadian.

Usai kejadian, jenazah korban langsung dibawa pulang ke rumah duka tanpa ke rumah sakit sebagaimana permintaan keluarganya.

Baca Juga:
Tertabrak Kereta Api di Batununggal Kota Bandung, Seorang Pria Tewas

"Sementara dikoordinasikan dengan Reserse Kriminal Polsek (Kediri Kota)," kata Arpan, saat ditanya terkait perkembangan peristiwa itu saat dihubungi, Minggu malam.

Peristiwa kedua terjadi di wilayah Desa Nyawangan, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri, pukul 17.45 WIB. Korbannya Juli (60) warga setempat.

Kasi Humas Polsek Kras Aipda Didik Wahyudi mengatakan, korban terserempet Kereta Api Rapih Dhoho jurusan Blitar-Surabaya.

"Lokasi kejadian jauh dari perkampungan penduduk," ujar Didik dihubungi.

Masinis lantas menghentikan laju kereta api di stasiun terdekat untuk melaporkan peristiwa itu kepada petugas stasiun.

Petugas polsuska yang datang memeriksa lokasi kejadian menemukan korban berada di sisi rel dalam kondisi terluka.

Petugas lalu mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

"Info terakhir korban meninggal dunia sekitar pukul 21.30 WIB," kata Didik.  (ny/Simber: Kompas.com)