Lupa Rem Tangan, Ferrari Seharga Rp13,5 Miliar Nyemplung ke Danau

  • Oleh : Redaksi

Jum'at, 23/Apr/2021 20:01 WIB
Diduga lupa tidak menarik rem tangan, Ferrari 812 GTS seharga Rp13,5 miliar nyemplung ke danau. (Foto: Carscoops) Diduga lupa tidak menarik rem tangan, Ferrari 812 GTS seharga Rp13,5 miliar nyemplung ke danau. (Foto: Carscoops)

BRESCIA (BeritaTrans.com) - Nasib nahas dialami pemilik Ferrari 812 GTS. Suoercar Italia seharga Rp13,5 miliar tersebut nyemplung ke danau. Bagaimana mobil ini bisa berakhir di danau? 

Menurut media lokal, saat kejadian supercar Italia itu sedang diparkir di sepanjang Jalan Raya Via Achille Grandi Sirmione, Brescia, Italia Utara. Menurut Formula Passion, mobil secara tidak sengaja dalam posisi netral di jalan sedikit menurun tanpa menggunakan rem tangan. 

Baca Juga:
Ada Ferrari dan Rolls Royce, Cek Lagi Daftar Lelang Mobil Sitaan Kasus Asabri

Ini cukup mudah, terutama yang memiliki rem tangan tradisional, bukan elektronik. Namun, seperti yang dicatat Drive, tidak mudah memosisikan Ferrari 812 dalam keadaan netral tanpa rem darurat.

Pengemudi perlu menarik kedua paddle shifters untuk mengaktifkan netral tetapi setelah melepaskan rem, mobil akan secara otomatis mengaktifkan Kunci (Lock) untuk mencegahnya bergerak. Jika pengemudi ingin membiarkan mobil dalam keadaan netral tanpa mengaktifkan rem tangan, mereka perlu mengaktifkan mode Cuci Mobil (Carwash) yang melibatkan penggunaan netral, mematikan kendaraan, dan menyalakan mode aksesori dalam tiga detik. 

Baca Juga:
Ferrari Bertekad Kembali Berjaya Pada 2021

Mode ini memerlukan pengaktifan manual dari rem parkir dan tidak menerapkannya secara otomatis. Tidak jelas apakah pemilik 812 GTS ini memiliki mode Carwash pada saat itu atau secara tidak sengaja melepaskan rem tangan.

Terlepas dari penyebabnya, gambar menunjukkan Ferrari sudah terendam air dengan ketinggian satu kaki. Sulit untuk mengetahui sejauh mana kerusakan yang disebabkan.

Baca Juga:
Keren! Aksi Balap Rossi Pakai Ferrari di Bahrain

Formula Passion melaporkan mobil itu telah ditarik keluar dari air. Jika mesin dalam posisi mati saat nyemplung ke danau kemungkinan terjadi water hummer atau hydrolocked dapat dihindari. Namun, bila dalam kondisi hidup dipastikan perbaikan tidak murah. (lia/sumber:inews.id)

Tags :