Perketat Pengawasan Pelabuhan, KSOP Ternate Minta Masyarakat Tak Bandel

  • Oleh : Redaksi

Selasa, 01/Jun/2021 13:37 WIB
Konferensi pers KSOP Ternate/foto:kumparan.com Konferensi pers KSOP Ternate/foto:kumparan.com

TERNATE (BeritaTrans.com) - Tragedi terbakarnya KM Karya Indah membuat Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Ternate, Maluku Utara, makin memperketat pengawasan dan pemeriksaan di pelabuhan.

KM Karya Indah terbakar dalam pelayaran dari Ternate menuju Kepulauan Sula, Sabtu (29/5) kemarin di perairan Pulau Lifmatola, Sula.

Baca Juga:
KM Cahaya Arafah Tenggelam di Perairan Ternate, Tim SAR masih Intensif Cari Korbannya

"Antisipasi ke depan itu mungkin akan perketat sistem di lapangan," ungkap Kepala KSOP Ternate, Affan Tabona, dalam konferensi pers di kantornya, Senin (31/5).

Menurut Affan, langkah yang diambil KSOP membutuhkan kesadaran bersama masyarakat dan mengubah pola kebiasaan pada saat keberangkatan.

Baca Juga:
Perahu Motor Mati Mesin di Perairan Tidore, KSOP Ternate Bantu Evakuasi

"Kita perketat pengawasan di pelabuhan, masyarakat juga harus taat dengan sistem yang ada," pintanya.

Affan bilang, pengawasan ini bukan baru sekarang dilakukan. Sejak awal sudah dijalankan, mulai dari pengawasan bagi penumpang yang berangkat harus memiliki tiket dan pengiriman barang harus dititipkan ke loket.

“Masyarakat yang mengantarkan keluarga atau lainnya tidak diperbolehkan untuk masuk ke pelabuhan, cukup sampai di pos jaga,” katanya.

KSOP, sambungnya, terus berupaya memberikan pemahaman kepada masyarakat agar bisa sama-sama taat aturan.

“Karena selama ini kita sudah berusaha memberikan pengawasan di lapangan tapi tetap ada saja masyarakat kita yang bandel dan itu ada tetap ditemukan di lapangan," pungkasnya. (amt/sumber:kumparan.com) 

 

 

Tags :