Begini Progres Terbaru Proyek MRT Jakarta Fase 2A Bundaran HI-Monas

  • Oleh : Redaksi

Jum'at, 30/Jul/2021 23:26 WIB
Pekerja menyelesaikan pekerjaan proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A di Stasiun MRT Monas, Jakarta Pusat, Senin (31/5/2021). Pembangunan MRT Jakarta fase 2A dari Bundaran HI sampai Harmoni sudah mencapai 16,5 persen per hari ini, Senin (31/5/2021). Pengeboran jalur MRT tersebut ditargetkan akan dilakukan pada awal tahun 2022 mendatang. Foto: Kompas.com. Pekerja menyelesaikan pekerjaan proyek pembangunan MRT Jakarta Fase 2A di Stasiun MRT Monas, Jakarta Pusat, Senin (31/5/2021). Pembangunan MRT Jakarta fase 2A dari Bundaran HI sampai Harmoni sudah mencapai 16,5 persen per hari ini, Senin (31/5/2021). Pengeboran jalur MRT tersebut ditargetkan akan dilakukan pada awal tahun 2022 mendatang. Foto: Kompas.com.

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Progres konstruksi Moda Raya Terpadu (MRT) Fase 2A Paket Kontrak 201 (CP201) telah mencapai 19,59 persen per 25 Juli 2021.

Direktur Utama PT MRT Jakarta(Persero) William Sabandar mengatakan, konstruksi proyek tersebut tetap berjalan dengan baik meski dalam situasi Pandemi Covid-19.

Baca Juga:
Kemenhub-BPKP Teken MoU Pengawasan Akuntabilitas Keuangan dan Pembangunan Sektor Transportasi

"Progresnya tetap berjalan dengan baik, kalau dilihat progres fisik mencapai 19,59 persen," terang William dalam Forum Jurnalis, Jumat (30/07/2021).

Masih sesuai target, MRT Jakarta akan menyelesaikan jalur dari Bundaran HI-Monas pada Maret 2025.

Baca Juga:
Amburadul, BPKP Audit Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung

Saat ini, pekerjaan konstruksi yang dilakukan adalah pembangunan d-wallkingspot, dan penggalian concourse level pada shaft selatan di Stasiun Monas.

Kemudian di Stasiun Thamrin sedang ada pekerjaan d-wall di area Tunnel Boring Machines (TBM) shaft selatan dan utara.

Baca Juga:
MRT Jakarta tutup sementara tiga stasiun mulai Minggu

Selanjutnya, juga ada pekerjaan traffic deck pada shaft selatan, serta sheetpileremoval dan pekerjaan retaining walluntuk persiapan pembukaan TBM di area utara Bundaran HI.

William mengatakan, konstruksi proyek ini dilakukan dengan kecepatan tinggi namun tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Untuk konstruksi Paket Kontrak 202-205 (CP 202-205) yaitu masing-masing dari Harmoni-Mangga Besar dan Bundaran HI-Mangga Besar, sedang dalam proses direct contracting (penunjukkan langsung).

Dengan proses ini, MRT Jakarta tengah melakukan negosiasi dan evalusasi proposal dengan kontraktor yang dipilih yakni, Shimizu-Adhi Karya Joint Venture (SAJV).

Sementara untuk Agustus mendatang akan dilakukan finalisasi proposal. Dalam hal ini, MRT Jakarta didampingi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

"Jadi, tentunya untuk memastikan bahwa prosesnya benar dan kita harapkan ada contract signing (juga) Agustus, lalu commencement of works September," lanjut William.

Sementara progres terkini Paket CP 208 yaitu Mangga Besar-Kota sedang dalam pengadaan railway system (sistem kereta api).

William berharap, pada Januari-Februari 2022 akan dilaksanakan letter of accceptance (LOA) atau contract signing. (dn/sumber: Kompas.com)