Dukung PON XX di Papua, Kemenhub Kirim 428 Bus dengan Kapal dari Pelabuhan Tanjung Priok

  • Oleh : Naomy

Selasa, 24/Agu/2021 19:57 WIB
Menhub dan jajaran di Pelabuhan Tanjung Priok Menhub dan jajaran di Pelabuhan Tanjung Priok

 

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Kementerian Perhubungan mengirimkan sebanyak 428 unit bus menggunakan kapal, untuk mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua Oktober 2021. 

Baca Juga:
Transisi Kendaraan Listrik Dimulai dari Sepeda Motor

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melepas keberangkatan kapal KM Dharma Kencana VII dari Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (24/8/2021).

Kapal mengangkut sebanyak 316 bus dengan tujuan Pelabuhan Jayapura dan direncanakan akan tiba awal September 2021.

Baca Juga:
Menhub Minta Percepatan Realisasi Perjanjian Kerja Sama Proyek Proving Ground pada Dubes Jepang

Sebelumnya, pada Sabtu (21/8/2021), sudah diberangkatkan sebanyak 112 bus dari Pelabuhan Tanjung Priok juga menuju ke Timika dan Merauke, menggunakan kapal KM Dharma Rucitra I. 

Dijadwalkan akan tiba di Timika pada Sabtu (28/8/2021) dan tiba di Merauke pada Selasa (31/8/2021).

Baca Juga:
Jasa Raharja Jabar Hadir di Giat Upacara Kesaktian Pancasila yang Dipimpin Menhub

“Bus-bus ini akan mendukung pergerakan transportasi para atlet dan tim official di tiga tempat yaitu di Jayapura, Timika, dan Merauke,” jelas Menhub di Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa (24/8/2021).

Dia menjelaskan, selain mengirim bus, Kemenhub juga menyediakan sebanyak 515 awak bus. 

"Sebanyak 261 merupakan pengemudi yang direkrut dari penduduk Provinsi Papua sebagai wujud pemberdayaan masyarakat asli Provinsi Papua," tuturnya. 

Selain untuk mendukung pelaksanaan PON, Bus dan awak bus yang disediakan Kemenhub juga akan digunakan untuk mendukung penyelenggaraan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI di Papua, yang diselenggarakan sesudah PON. 

Sebanyak 160 unit bus tersebut akan dilakukan modifikasi dengan membuat ramp on/off dengan kemiringan yang sesuai, untuk digunakan para atlet Peparnas yang menggunakan kursi roda.

"Setelah pelaksanaan PON dan Peparnas di Papua, sebagian bus tersebut akan dimanfaatkan untuk melayani angkutan perintis, perkotaan, yang pengelolaannya diserahkan ke DAMRI," beber dia.

DAMRI di Papua punya fungsi dua bukan hanya angkutan orang saja tetapi juga orang-orang Papua membawa barang pake DAMRI untuk di bawa ke pasar.

Selain itu, sejumlah dukungan yang diberikan Kemenhub untuk penyelenggaraan PON dan Perpanas di Papua yaitu pembangunan dermaga dan dua unit bus air yang akan dioperasikan di Danau Sentani.

Pengadaan dan pemasangan perlengkapan jalan, pembangunan Terminal Tipe A Entrop Kota Jayapura, dan pembangunan Area Traffic Control System (ATCS) di Kota Jayapura.

Turut hadir dalam acara pelepasan, Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Djoko Sasono, Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi, dan Dirjen Perhubungan Laut Agus H. Purnomo.  (omy)