Penumpang KRL Antre Panjang Lagi di Stasiun Bekasi Senin Pagi, STRP Masih Diperiksa Ketat

  • Oleh : Fahmi

Senin, 30/Agu/2021 08:25 WIB
Jalur pemeriksaan dokumen perjalanan bagi pengguna KRL di Stasiun Bekasi, Senin (30/8/2021) pagi. Jalur pemeriksaan dokumen perjalanan bagi pengguna KRL di Stasiun Bekasi, Senin (30/8/2021) pagi.

BEKASI (BeritaTrans.com) - Antrean pengguna KRL  di Stasiun Bekasi lengang pada Senin (30/8/2021) pagi. Petugas tetap memberlakukan penyekatan dan pemeriksaan dokumen perjalanan bagi penumpang yang hendak menggunakan KRL. 

Pantauan BeritaTrans.com dan Aksi.id dari pukul 6.00 pengguna dilakukan pemeriksaan di jalur antrean untuk menuju masuk stasiun. Tampak antrean hanya terjadi lebih sedikit dan dapat melebur beberapa saat mereka berbaris. 

Baca Juga:
Penumpang Padat di KRL Cikarang-Manggarai, Banyak Berhenti Semakin Ramai

Barisan dapat melebur cepat tersebut juga di bagian selatan yang terjadi di dalam stasiun saat sudah berada di dalam stasiun. 

Petugas yang berjaga tampak menanyakan dan memeriksa dokumen perjalanan bagi oenumpang yang berjalan ke jalur penyekatan yang tersedia."Diperlihatkan surat-suratnya," kata petugas. 

Baca Juga:
Penumpang KRL Antre Panjang di Lantai Dasar dan Atas Stasiun Bekasi

Tampak juga beberapa calon penumpang belum menggunakan masker ganda berjalan juga melewati penyekatan. Petugas juga dengan teliti menegur agar penumpang menggunakan masker sesuai ketentuan naik KRL."Buk, maskernya di double ya," ujar petugas lain yang berjaga. 

Antrean yang secara berbaris tampak hanya terjadi beberapa kali. Barisan dapat melebur ketika petugas membukakan tali penyekatan. 

Baca Juga:
Hari Kedua Operasional Bangunan Baru Stasiun Bekasi Berjalan Lancar

Pengguna KRL arah Stasiun Cikarang dan pengguna kereta jarak jauh langsung dipersilahkan masuk. Hingga saat antrean penyekatan di depan bangunan stasiun, petugas juga mempersilahkan pengguna untuk membeli tiket keluar barisan untuk membeli tiket terlebih dahulu. 

Antrean pada jam sibuk di awal pekan ini tampak sepi dan naik KRL masih dibatasi oleh KAI Commuter. 

Diberlakukannya STRP dan Dokumen Perjalanan bagi pengguna KRL membuat tidak semua masyaralat dapat menggunakan moda transportasi massal ini. Terlihat beberapa orang ditolak naik KRL karena tidak memiliki dokumen perjalanan. 

Beberapa orang sedari pagi terlihat langsung meninggalkan stasiun karena tidak diizinkan naik KRL. 

Saat ini, KAI Commuter masih menerapkan, pengguna KRL wajib memiliki STRP, Dokumen Perjalanan atau surat keterangan dengan keperluan mendesak yang sesuai.(fhm)