Satlantas Polres Metro Bekasi Kota Gencar Vaksinasi Mobile Bagi Kru hingga Penumpang Bus di Terminal Bekasi

  • Oleh : Bondan

Kamis, 30/Sep/2021 15:22 WIB
Gerai vaksin mobile yang diadakan oleh Satlantas Polres Metro Bekasi di Terminal Bekasi, Kamis (30/9/2021). Foto: BeritaTrans.com. Gerai vaksin mobile yang diadakan oleh Satlantas Polres Metro Bekasi di Terminal Bekasi, Kamis (30/9/2021). Foto: BeritaTrans.com.

BEKASI (BeritaTrans.com) - Satlantas Polres Metro Bekasi Kota, terus gencar vaksinasi Covid-19 mobile bagi masyarakat yang belum tervaksin.

Kali ini Satlantas Polres Metro Bekasi menyambangi Terminal Bekasi untuk melakukan vaksinasi Covid-19 secara mobile bagi kru, penumpang bus dan warga sekitaran Terminal Bekasi.

Baca Juga:
Kepedulian Polisi Bagikan Ratusan Paket Nasi Kotak di Terbus Pulogebang Cakung

Foto: BeritaTrans.com.

Antusias para kru, penumpang bus dan warga sekitar Terminal Bekasi pun terlihat sangat tinggi. Amatan Beritatrans.com selama di lokasi sejumlah kru bus hingga warga sekitar Terminal Bekasi, berbondong-bondong ke gerai vaksinasi Covid-19 mobile.

Baca Juga:
Bhabinkamtibmas Pulau Kelapa Polres Kepulauan Seribu Bangun Keterpaduan Pasca Pemilu 2024

"Antusias masyarakat ternyata cukup tinggi saat kita berada di Terminal Bekasi. Dari awak sampai penumpang bus. Kita juga sediakan paket sembako bagi peserta yang telah tervaksin," tegas Kanit Dikyasa Polres Metro Bekasi Kota, AKP Sri Indira kapada BeritaTrans.com di Terminal Bekasi, Kamis (30/9/2021).

Peserta vaksinasi mobile Satlantas Polres Metro Bekasi Kota. Foto: BeritaTrans.com.

Baca Juga:
Bhabinkamtibmas Pulau Tidung Polres Kepulauan Seribu Menjalin Sinergi dengan Tokoh Masyarakat Pasca Pemilu 2024

Hanya saja, dalam kegiatan vaksinasi Covid-19 mobile tersebut, terdapat peserta yang merupakan salah satu pengemudi bus AntarKota ingin melakukan vaksin kedua dengan dosis Sinovac. Mengalami kendala saat ingin melakukan vaksin kedua dikarenakan pada vaksin pertama yang dirinya lakukan tidak terdaftar di dalam data PeduliLindungi.

"Pengemudi tersebut namanya tidak terdaftar didata PeduliLindungi bahwa ia telah tervaksinasi tahap pertama. Ia mengatakan telah vaksin pertama di kampungnya. Tapi setelah kita cek dan pastikan lagi memang namanya tidak ada di data PeduliLindungi. Akhirnya kita arahkan ke tempat awal dia melakukan vaksin pertama di kampungnya, untuk dikonfirmasi. Karena kita tidak bisa melakukan vaksin kalau namanya tidak ada, walaupun ia merasa telah vaksin tahap pertama," ucapnya.

Selama kegiatan vaksinasi mobile tersebut sebanyak puluhan peserta yang mengikuti vaksin gratis yang diselenggarakan oleh Polres Metro Bekasi Kota.

Peserta vaksinasi mobile mendapatkan sembako. Foto: BeritaTrans.com.

Namun, dikegiatan vaksinasi mobile yang diselenggarakan Polres Metro Bekasi Kota, ada saja hal lucu yang terjadi yang mulai dari peserta takut akan jarum suntik hingga hal lainnya.

Seperti seorang pemuda salah satu peserta vaksinasi mobile yang terlihat BeritaTrans.com di lokasi, dirinya nampak tegang saat akan dilakukan penyuntikan vaksin. Walaupun wajah pemuda tersebut berpaling dari jarum suntik yang siap disuntikan ke lengannya, tetap saja dirinya merasa gelisah.

Akhirnya Kanit Dikyasa Polres Metro Bekasi, AKP Sri Indira bersama anggota lainnya pun menenangkan pemuda tersebut. Dan akhirnya pemuda itu pun tenang dan selesai di vaksinasi Covid-19. (Dan)