Promosi Jabatan, Buah Manis Kejujuran Cleaning Service Bandara Soetta Penemu Cek 35,9 Miliar

  • Oleh : Redaksi

Minggu, 31/Okt/2021 08:26 WIB
Halimah, cleaning service Bandara Sekarno-Hatta penemu cek Rp 35,9 miliar (Nahda Rizki Utami/detikcom)  Halimah, cleaning service Bandara Sekarno-Hatta penemu cek Rp 35,9 miliar (Nahda Rizki Utami/detikcom)

Jakarta (Beritatrans.com)  - Halimah (36) kaget bukan kepalang saat menemukan dompet penumpang yang tertinggal di Bandara Soekarno-Hatta. Petugas cleaning service itu kaget lantaran di dompet tersebut berisi cek senilai Rp 35,9 miliar.

Sebagai orang yang bertanggung jawab, Halimah tak lantas gelap mata dengan temuan cek tersebut. Warga Tangerang, Banten itu lebih memilih mengembalikan cek tersebut kepada Aviation Security (Avsec) PT Angkasa Pura II untuk diamankan.

Kisah Halimah ini bermula ketika pada Jumat (29/10), sekitar pukul 10.00 WIB, ia sibuk dengan pekerjaannya sebagai cleaning service. Pagi itu, area ruang tunggu Terminal 2E Bandara Soekarno-Hatta memang tengah ramai penumpang.

"Hari itu tanggal 29 Oktober, hari Jumat jam 10. Kondisi bandara lumayan ramai dan terjadi antrean di area sentral koridor atas dan menemukan dompet warna cokelat di atas kursi," kata Halimah saat ditemui di Bandara Soetta, Sabtu (30/10/2021).

Tiba-tiba pandangan mata Halimah tertuju pada sebuah dompet pada kursi kosong. Ia mengambil dompet itu dan bergegas melaporkan ke sekuriti PT Angkasa Pura II.

"Ya pada saat itu kami sedang mobile, abis menyisir area dan pada saat itu saya melihat ada sebuah dompet yang tertinggal dan pada saat itu kita laporan langsung ke pihak sekuriti," jelas Halimah

Baca Juga:
Angkasa Pura II: Saatnya Dorong Pengembangan Sektor Kargo di Bandara Kertajati

Dompet Isi Cek Senilai Rp 35,9 M
Halimah kemudian membuka dompet tersebut bersama petugas sekuriti. Saat dibuka, ternyata di dompet tersebut berisi cek senilai Rp 35,9 miliar, paspor, buku tabungan, masker dan hand sanitizer, serta sejumlah uang tunai.

"Hari itu langsung dilihat sama sekuriti, dari 5 kartu tabungan ada BCA, Mandiri, dan BNI dan di situ juga ada tertera paspor," kata Halimah.

Halimah mengaku kaget lantaran tidak menyangka di dalam dompet itu terdapat cek yang nilainya sebesar Rp 35,9 M. Halimah memilih tidak mengambil dompet itu karena menyadari barang tersebut bukan haknya.

"Ya merasa kaget dengan nilai yang fantastis itu, nggak menyangka di dalamnya itu berisi cek yang begitu banyak," jelas Halimah.

Alasan Halimah Kembalikan Cek
Halimah memilih mengembalikan temuan dompet dan isinya itu kepada pihak Avsec PT Angkasa Pura II. Halimah mengembalikan barang tersebut karena merasa sudah menjadi kewajibannya.

Itu sudah tanggung jawab saya sebagai pengawas," kata Halimah, Sabtu (30/10).

Halimah mengatakan penemuan barang milik penumpang, sekecil apa pun barang tersebut, adalah kewajibannya untuk menjaganya. Ia merasa tidak punya hak memiliki barang penumpang yang tertinggal di kawasan Bandara Soekarno-Hatta.

"Kejujuran bagi saya sangat penting. Karena penemuan barang sekecil apa pun barang itu, itu bukan hak kita," katanya.

Aksi Halimah Tuai Pujian
Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddin mengungkapkan pihaknya sangat berterima kasih kepada Ibu Halimah, staf cleaning service di Bandara Soekarno-Hatta yang menemukan barang milik penumpang pesawat di Terminal 2 lalu menyerahkan ke personel Aviation Security.

Dia mengungkapkan, Halimah telah menunjukkan penerapan nilai-nilai utama (core values) SDM AP II dalam bekerja sesuai arahan Menteri BUMN Erick Thohir, yakni mempraktikkan nilai Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif atau dikenal dengan AKHLAK.

"Kami bangga Bandara Soekarno-Hatta memiliki Ibu Halimah yang mengutamakan akhlak dalam menjalankan pekerjaannya," kata dia saat dihubungi detikcom, Sabtu (30/10/2021).

Seluruh jajaran AP II juga secara berkelanjutan memperkuat penerapan core values AKHLAK dalam bekerja dan dalam kehidupan sehari-hari.

Jajaran manajemen dan karyawan memiliki berbagai program tetap untuk menyeleraskan hati, pikiran dan tindakan guna memberikan pelayanan terbaik dengan AKHLAK yang baik.

"Dengan AKHLAK, pedoman dasar dan nilai-nilai personal setiap karyawan dapat semakin kuat dalam menjalani tugas di AP II sebagai pengelola bandara termasuk Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar dan tersibuk di Tanah Air, serta pintu utama Indonesia," jelas dia.

Halimah Dapat Kenaikan Jabatan
General Manajer KCBSH dan wilayah I PT Angkasa Pura Solusi, Toyib Fanani, mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi kejujuran Halimah. Karena itu, PT Angkasa Pura Solusi memberinya penghargaan dalam bentuk jangka panjang berupa promosi jabatan dan juga jangka pendek berupa uang.

"Yang lebih penting, yang membawa arti adalah yang jangka panjang itu adalah kenaikan level saya sudah janjikan dan sudah saya declare bahwa dari jabatan sekarang team leader menjadi supervisor. Artinya, naik satu tingkat atas kejujuran dan dedikasinya," jelas Toyib kepada wartawan di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (30/10/2021).

Toyib mengatakan administrasi kenaikan jabatan Halimah akan diproses pada Senin (1/11). Halimah akan menjalani masa percobaan selama 3 bulan di jabatan baru itu.

"Senin besok saya proses administrasi ke-HRD-annya, kemudian kan probation 3 bulan, tetap melalui probation 3 bulan. Setelah itu baru nanti ada SK-nya, tapi secara statusnya kewenangannya menjadi supervisor mulai sekarang ini," ungkap Toyib.

"Dari team leader menjadi supervisor karena memang ini sesuatu banget penting untuk dikasih penghargaan," sambungnya.

Selain itu, PT Angkasa Pura Solusi memberikan penghargaan dalam bentuk uang kepada Halimah. Pemberian penghargaan itu sebagai wujud apresiasi perusahaan.

"Secara spontan kami sangat apresiasi banget. Saking appreciated-nya kemudian tentu ada yang bentuknya finansial, tentu itu kan jangka pendek ya, cash saja gitu ya," imbuhnya

Cek Belum Diambil Pemilik
Lalu bagaimana dengan cek tersebut? Cek itu saat ini masih diamankan PT AP II karena belum diambil pemiliknya.

"Untuk saat ini cek itu masih dalam brankas kami, kami amankan," kata PT Corporate & Marketing Communication Manager Angkasa Pura Solusi (APS) Virgiawan, Sabtu (30/10).

Virgie mengatakan, semalam sebenarnya sudah ada pihak yang menghubungi terkait kepemilikan dompet dan cek senilai Rp 35,9 M tersebut. Namun pihaknya masih menunggu kepastiannya.

Virgie mengatakan siapa pun pemilik dompet dan cek tersebut bisa langsung datang ke Bandara Soekarno-Hatta. Pihaknya akan melakukan klarifikasi untuk memastikan dompet dan cek tersebut betul-betul kembali kepada pemiliknya.

"Kita tetap menunggu yang bersangkutan,".   (ny/Sumber: detik.com)


 

Baca Juga:
Digitalisasi Proses Bandara dan Model Bisnis, Begini Angkasa Pura II Geber Next Airport 4.0