Penumpang Bus di Terminal Pulo Gebang Ramai Kembali, Syarat Perjalanan Masih Berlaku

  • Oleh : Fahmi

Rabu, 01/Des/2021 16:01 WIB


JAKARTA (BeritaTrans.com) - Suasana Terminal Terpadu Pulo Gebang, Jakarta kembali ramai penumpang lagi setelah sempat nol jumlah keberangkatan. Penumpang masih disyaratkan dengan sejumlah dokumen.

Pantauan BeritaTrans.com dan Aksi.id pada pagi menjelang siang, jalur keberangkatan di terminal tersebut tampak ramai dan didominasi oleh bus dan penumpang tujuan Sumatera.  

Baca Juga:
Musim Libur Sekolah, Penumpang Mulai Banjiri Loket Bus Sumatera di Terminal Bekasi

Saat masuk terminal, penumpang tampak datang dengan sejumlah kendaraan lain yang mengantar mereka. Penumpang masuk dengan sejumlah barang seperti tas, koper atau bungkusan barang lain. 

Menurut data dari keberangkatan hingga pukul 10.00, sudah ada 23 orang yang diberangkatkan. Penumpang tersebut telah memenuhi syarat perjalanan seperti sertifikat vaksin dan hasil tes Covid-19. Awak bus juga telah dinyatakan laiak untuk melakukan perjalanan sesuai SE Kemenhub nomor 94 tahun 2021. 

Baca Juga:
Polisi Buru Pengemudi Bus Laju Prima Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 92

Hingga malam hari nanti, dikatakan petugas cek-in keberangkatan terminal tersebut akan ada lagi jumlah penumpang yang akan naik dari terminal tersebut. Hal itu melihat data dari hari sebelumnya. 

Baca Juga:
Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang KM 92, Polisi: Hasil Ramp Check Bus Laju Prima Tak Ada Kesalahan Teknis

Sebelumnya, diketahui terminal tersebut sempat memberangkatkan nol jumlah penumpang dan bus. Hal itu dikarenakan protokol kesehatan yang ketat dan penumpang disyaratkan harus memiliki sertifikat vaksin dan hasil tes minimal antigen. Namun, seiringnya berjalan waktu, terminal ini kembali ramai oleh penumpang yang memenuhi syarat perjalanan. 

Terlihat di ruang tunggu terminal tersebut, ada beberapa penumpang dengan membawa sejumlah barang, mananti bus yang akan diberangkatkan. 

Bus yang tampak berangkat pada pagi itu terlihat  ada bus PO Sinar Jaya, Budiman, NMP, MMP, SAN dan beberapa bus lain. 

Terlihat juga bus yang baru tiba di jalur kedatangan untuk menurunkan penumpangnya. Bus tersebut langsung meninggalkan jalur di terminal untuk mengantarkan penumpang di sejumlah terminal lain. 

Jumlah ramainya penumpang saat pandemi,  dikatakan petugas lebih sedikit saat sebelum pandemi. Sebelum pandemi terminal bisa membernagkatkan 5000-7000 penumpang perhari. 

Terminal terpadu ini, bagi penumpang naik harus menerapkan protokol kesehatan sesuai Surat Edaran (SE) Kemenhub No. 94 Tahun 2021 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Darat Pada Masa Pandemi Covid-19 dan SE Satgas Covid-19. 

Beberapa PO di terminal ini menyediakan layanan gratis bagi penumpang untuk melakukan tes antigen. Dan di layanan terminal, bagi PO yang tidak menyediakan juga tersedia layanan berbayar dari Kimia Farma yaitu Rp85 ribu untuk antigen dan PCR seharga Rp275 ribu.(fahmi)