2 Pria Asal Tangsel yang Berhaji Naik Sepeda Melintas Jembatan Ampera Palembang

  • Oleh : Redaksi

Minggu, 19/Des/2021 09:16 WIB
Foto:istimewal/kumparan.com Foto:istimewal/kumparan.com

PALEMBANG (BeritaTrans.com) - Dua pria asal Tanggerang Selatan, Banten, Tjahaja Gunawan dan Muhammad Fuad sedang menempuh perjalanan menuju tanah suci Makkah dan kini sudah sampai di jembatan Ampera Palembang, Sabtu (18/12).

Pesepeda ini akan menempuh perjalanan kurang lebih 12.500 km jalur darat dan 750 km jalur laut selama enam bulan. Diperkirakan kedua calon haji ini akan tiba pertengahan tahun 2022 bertepatan dengan musim haji.

Baca Juga:
Skema Masa Antrean Haji Indonesia Bakal Dihitung Ulang: Supaya Jaraknya Tak Terlalu Jauh

Tjahaja Gunawan mengatakan, meski stamina tidak seperti waktu muda namun niat ke tanah suci ini sudah bulat, meski harus melewati 9 negara seperti Malaysia, Myanmar, Thailand, Bangladesh, India, Pakistan, Iran, Irak, dan Uni Emirat Arab.

Dengan jarak tempuh tersebut mereka harus menjaga staminanya apalagi di tengah pandemi COVID-19. Menurut dia agar stamina tetap fit saat bersepeda yakni dengan konsumsi madu dan kurma.

Baca Juga:
Haji 2022 Resmi Berakhir, Total 89 Jemaah Meninggal Dunia

"Setiap pagi kami mengkonsumsi madu dan kurma sebelum berangkat,” katanya saat berada di Palembang.

Menurut Gunawan kombinasi kurma dan madu sangat berkhasiat untuk mencukupi kebutuhan energi dan kalorinya yang dalam sehari harus mengayuh sepeda 80-100 KM dan berat beban sepeda yakni 25 Kilogram.

Baca Juga:
Jemaah Haji Aceh Kloter Pertama Pulang ke Tanah Air

"Alhamdulillah kondisi saya saat ini dengan perjalanan satu pekan masih sehat dan bugar dengan penuh semangat," kata dia.

Tak hanya kesehatan, Gunawan juga menyiapkan perlengkapan untuk kebutuhan sepeda yakni menyiapkan dua ban bagian dalam. Untuk diketahui sepeda yang dia pakai merupakan turing elektrik.

Dipilihnya jenis elektrik agar apabila ada tanjakan curam atau sedang lelah dapat menggunakan tenaga listrik yang ada di sepeda tersebut, sedangkan rekannya menggunakan sepeda touring biasa.

"Saya juga sudah melengkapi perlengkapan untuk bongkar pasang sepeda. Nanti juga setiap saya di satu negara saya harus mengunjungi kedubes dan konjen disana untuk lapor," kata dia.

Gunawan menyebutkan perjalanan ke tanah Suci dengan melewati 9 Negara merupakan misi kemanusiaan yakni tadabur alam atau menikmati ciptaan Tuhan sebelum mengunjungi rumahnya Mekkah.

"Saya dan Fuad tidak hanya tadabur alam tapi juga menggerakkan masjid dimana kami mengunjungi masjid yang kami singgahi, " jelas dia.

Bahkan dirinya menyampaikan jika ada cerita unik dalam perjalanan menuju Bumi Sriwijaya yakni ada seseorang yang mencegat mereka dengan meminta didoakan di Makkah nanti.

"Ada orang memberhentikan saya menitip doa dan uang untuk bekal di perjalanan. Kami juga mendoakan mudah-mudahan umat Islam dimana saja dapat pergi ke Makkah, " katanya.

Sebelumnya, perjalanan keduanya menggunakan sepeda ini dimulai dari Tangerang Selatan dilanjutkan dengan rute Bakauheni, merak, lampung, mesuji, Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Palembang.(amt/sumber:kumparan)