Wow! Hyundai-Kia Sukses Tumbangkan Penjualan Honda

  • Oleh : Redaksi

Kamis, 13/Janu/2022 11:22 WIB
PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) secara resmi akan mengeluarkan Hyundai Staria. Foto: cnbcindonesia.com. PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) secara resmi akan mengeluarkan Hyundai Staria. Foto: cnbcindonesia.com.

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Penjualan grup produsen otomotif asal Korea Selatan (Korsel), Hyundai-Kia, di tahun 2021 untuk pertama kalinya mengalahkan penjualan Honda di Amerika Serikat (AS). Bahkan, selisih keduanya mencapai 130 ribu.

Di 2021, grup otomotif yang berpusat di Seoul itu mengirimkan 1.439.497 mobil, truk, dan minivan di Negeri Paman Sam. Sementara itu, Honda hanya menjual 1.309.222 unit kendaraan.

Baca Juga:
Fantasis! Honda Anggarkan Rp915 Triliun untuk Pengembangan Kendaraan Listrik

Secara perkembangan penjualan, Hyundai-Kia mencatatkan lonjakan sebanyak 20% pada tahun yang sama. Penjualan Honda sendiri hanya naik sebanyak 8,2%.

Honda menyebut bahwa hal ini disebabkan oleh kekurangan pasokan chip global. Meski begitu, Hyundai-Kia sendiri menyebut hal ini juga menghalangi mereka dalam memproduksi kendaraan.

Baca Juga:
Mobil Listrik Hyundai IONIQ 5 Sudah Dipesan 1.000 Unit di Ajang IIMS 2022

Manajer senior analitik di Cox Automotive, Vanessa Ton, mengatakan bahwa selisih ini disebabkan oleh banyaknya pasokan yang dimiliki oleh Hyundai-Kia di fasilitas gudang. Ini membuat penjualan lebih mudah dan produk cepat disalurkan ke para konsumen.

"Ingat, dengan kekurangan chip ini, merek yang memiliki pasokan lebih banyak adalah merek yang akan menang," katanya kepada CNN International, Rabu (12/1/2022).

Baca Juga:
Honda Siapkan 84 Titik Posko Jaga Sambut Mudik Lebaran 2022

Selain itu, analis industri Edmunds.com, Ivan Drury, mengatakan Hyundai-Kia juga memiliki beberapa produk menarik, terutama SUV tiga baris Hyundai Palisade dan Kia Telluride yang telah terbukti sangat populer. Ini mengubah stigma bahwa pabrikan Negeri Ginseng bisa memproduksi SUV yang diminati masyarakat.

"Saya pikir itu adalah dua produk yang akan membantu mereka mempertahankan [pertumbuhan pasar] itu karena mereka agak terkelupas," ujarnya.

"Tetapi sekarang, dengan menambahkan campuran konsumen baru ini, mereka benar-benar mengubah pola pikir." (dn/ sumber: cnbcindonesia.com)