Bandara Ngurah Rai Bali Gelar Vaksinasi Booster bagi Komunitas dan Stakeholder Terkait

  • Oleh : Naomy

Jum'at, 21/Janu/2022 18:52 WIB
Vaksinasi Boster di Bandara Ngurah Rai, Bali Vaksinasi Boster di Bandara Ngurah Rai, Bali


BALI (BeritaTrans.com)  - PT Angkasa Pura I bersama Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Denpasar bersinergi dan menginisiasi gelaran Program Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga atau Vaksin Booster untuk seluruh
stakeholder dan komunitas di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. 

Program Vaksinasi Booster digelar di area Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai 20-21 Januari pukul 08.30-15.30 WITA dengan penerapan protokol kesehatan ketat. 

Baca Juga:
Libur Waisak, Penumpang di Bandara Angkasa Pura I Tembus 651 Ribu

“Kami sangat mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Kantor Otoritas Bandara Wilayah IV dan KKP Kelas I Denpasar untuk bersama-sama menyukseskan Program Vaksinasi Booster yang menjadi arahan langsung Presiden Republik Indonesia Joko Widodo beberapa saat lalu,” tutur Direktur Utama Angkasa Pura I Faik Fahmi, Jumat (21/1/2022).

Program Vaksinasi Booster diprioritaskan kepada seluruh stakeholder dan komunitas di Bandara Ngurah Rai, yang telah memenuhi persyaratan vaksinasi.

Baca Juga:
Selama Libur Lebaran, Garmen dan Suku Cadang Otomotif Dominasi Kiriman Kargo via Bandara Angkasa Pura II

Yaitu peserta yang telah mendapatkan vaksinasi lengkap (dosis kedua) minimal enam bulan sebelumnya dan telah mendapatkan tiket vaksinasi booster dari aplikasi PeduliLindungi. 

Target peserta Program Vaksinasi Booster ini mencapai 7.000 orang dengan jenis vaksin yang disediakan yaitu AstraZeneca.

Baca Juga:
Angkasa Pura I Sebut Penumpang di Bandara Juanda Terbanyak Dilayani Selama Arus Mudik Lebaran 2022

“Melalui Program Vaksinasi Booster ini diharapkan mampu memperkuat kekebalan komunitas bagi seluruh peserta vaksinasi yang merupakan garda terdepan dalam pelayanan kepada  pengguna jasa di Bandara Ngurah Rai di tengah ancaman penularan Covid-19 varian Omicron," imbuh Faik. (omy)