Begini Kronologi Truk Tabrak Mobil dan 2 Motor di Situbondo, 1 Orang Tewas

  • Oleh : Redaksi

Senin, 07/Feb/2022 11:29 WIB
Truk menabrak mobil dan dua motor yang tengah berhenti karena lampu merah menyala. Foto: istimewa. Truk menabrak mobil dan dua motor yang tengah berhenti karena lampu merah menyala. Foto: istimewa.

SITUBONDO (BeritaTrans.com) - Truk menabrak mobil dan dua motor yang tengah berhenti karena lampu merah menyala. Bagaimana kronologinya?

Menurut Kasat Lantas Polres Situbondo AKP Anindita Harcahyaningdyah, kecelakaan melibatkan truk bernopol DK 8218 LA yang dikemudikan oleh Sang Made (44), warga Buleleng, Bali. Lalu sepeda motor P 5630 ED yang dikendarai M Isro (40) warga Panarukan, Situbondo. Lalu sepeda motor P 2912 FK yang dikendarai Aris Tri (18) warga Suboh, Situbondo. Yang terakhir mobil D 1365 KB yang dikemudikan Hanif (35), warga Bandung.

Baca Juga:
Kecelakaan Beruntun di KM 85 Tol Cipularang Libatkan 9 Kendaraan

Kecelakaan terjadi di lampu merah Jalan PB Sudirman sekitar pukul 10.00 WIB. Truk bermuatan semen tersebut melaju dari arah barat atau arah Surabaya. Di perempatan RS Elizabet Jalan PB Sudirman lampu merah menyala.

"Truk yang ada di lajur kanan dari arah barat itu tiba-tiba nyelonong dan menghantam kendaraan di depannya," kata Anindita.

Baca Juga:
Awas Macet, Perbaikan Jalan Tol Jakarta-Cikampek hingga 14 Juli 2024

Padahal menurutnya, kendaraan berat seperti truk seharusnya belok kiri ke jalur pinggiran kota. Namun truk tersebut malah melaju di lajur kanan.

"Anehnya, truk itu kan seharusnya lewat lajur kiri. Karena gak mungkin lewat dalam kota. Itu malah di lajur kanan," terangnya.

Baca Juga:
Kecelakaan Beruntun di Tol Cikampek KM 58, 9 Orang Tewas

M Isro meninggal dalam perawatan di rumah sakit. Sementara korban lainnya mengalami luka-luka.

"Kami telah lakukan penanganan kejadian tersebut. Semoga secepatnya bisa diketahui penyebab yang sebenarnya dari laka yang menelan satu korban jiwa ini," tambahnya.

Kepada polisi, sopir truk mengaku mengantuk. Sopir itu juga mengaku telah berupaya mengusir rasa mengantuk itu.

"Pengakuan si sopir, ia sempat berhenti dan mandi di Pantai Pasir Putih," terang Kanit Laka Satlantas Polres Situbondo I Kadek Yasa.

"Mungkin dia gak kuat ngantuk. Sehingga berusaha menghilangkan kantuk dengan cara mandi," imbuh Kadek.

Untuk diketahui, Pantai Pasir Putih sekitar 25 km atau 45 menit perjalanan dari lokasi kecelakaan. (dn/sumber: detik.com)