Sempat Alami Kendala, Begini Kabar Terkini Pesawat Lion Air di Jambi-Jakarta

  • Oleh : Fahmi

Senin, 28/Feb/2022 17:20 WIB
Foto:Ilustrasi Foto:Ilustrasi

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Lion Air Group menyampaikan perkembangan mengenai operasional dan layanan penerbangan nomor JT-607 pada Ahad (27/2/2022) rute Bandar Udara Sultan Thaha, Jambi (DJB) tujuan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten yang mengalami penundaan keberangkatan. 

Corporate Communication Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro menjelaskan pesawat tersebut sudah diterbangkan (diberangkatkan) pada hari yang sama menggunakan pesawat Lion Air lainnya yaitu Boeing 737-800NG registrasi PK-LSF. Penerbangan JT-607 mengudara pukul 12.45 WIB (Waktu Indonesia Barat, GMT+ 07) dari Bandar Udara Sultan Thaha dan telah mendarat di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada 13.45 WIB. 

Baca Juga:
Rahasia Lion Air Group Mengolah dan Menyajikan Makanan di Ketinggian 35.000 Kaki

Lion Air penerbangan JT-607 memiliki waktu keberangkatan dari Jambi pukul 06.00 WIB dan dijadwalkan tiba di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pukul 07.00 WIB. 

“Penerbangan tersebut diputuskan tertunda pemberangkatan dikarenakan dalam memastikan aspek keselamatan dan keamanan operasional penerbangan,” ujarnya melalui siaran pers, Senin (28/2/2022). 

Baca Juga:
Batik Air Terbang Perdana Bandara Soetta - Penang Malaysia, Ini Jadwalnya!

Lion Air bernomor terbang JT-607 telah dipersiapkan mengikuti standar operasional prosedur (SOP). Sebelum penumpang masuk ke pesawat udara (boarding process), pesawat Boeing 737-800NG registrasi PK-LPU sudah dilakukan pengecekan dan pemeriksaan oleh tekniki dan awak pesawat, pesawat dimaksud dinyatakan laik terbang dan aman dioperasikan (airworthy for flight). 

Dalam penerbangan JT-607, Lion Air akan membawa 7 (tujuh) awak pesawat serta 164 penumpang. Proses pelaksanaan penerbangan dilaksanakan sebagaimana pedoman protokol kesehatan. 

Baca Juga:
Lion Air Group Bantu Masyarakat Terdampak Bencana di Cianjur

Danang menjelaskan setelah tahapan penanganan penumpang, bagasi dan kargo selesai, pesawat registrasi PK-LPU bersiap untuk lepas landas. Pada fase ini, saat pesawat masih di darat, pilot memutuskan untuk kembali ke landas parkir (apron) dikaranakan ada salah satu indikator pada pesawat yang harus segera dilakukan pengecekan. 

Keputusan pilot adalah tepat yang dijalankan sesuai SOP serta petunjuk pelaksanaan penerbangan. 

Setelah parkir sempurna pada tempatnya (parking stand), penumpang diarahkan turun menuju ruang tunggu guna mendapatkan informasi lebih lanjut. Lion Air menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul. 

“Lion Air juga telah memberikan kompensasi (delay management) sebagaimana ketentuan yang berlaku,” paparnya. (Fhm)