Jasa Marga: H-10 Lebaran Seluruh Proyek Konstruksi Tol Jakarta-Cikampek Dihentikan Sementara

  • Oleh : Redaksi

Sabtu, 16/Apr/2022 03:28 WIB
Foto:istimewa/antara.com Foto:istimewa/antara.com

Jakarta (BeritaTrans.com) - PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan menghentikan sementara seluruh pekerjaan konstruksi mulai H-10 Lebaran untuk memastikan kelancaran jalur tol sebagai lintasan utama pemudik.

"Dari segi layanan preservasi, Jasa Marga akan menghentikan sementara seluruh pekerjaan konstruksi mulai H-10 Lebaran," kata General Manager Representative Office 1 Jasamarga Transjawa Tollroad Regional Division Muhammad Taufik Akbar di Bekasi, Jumat (15/54/2022). 

Baca Juga:
Musim Libur Sekolah, Terminal Bekasi Alami Pelonjakan Penumpang

Pihaknya memastikan pada H-10 seluruh pekerjaan perkerasan tol sudah rapi dan tidak berlubang. Tim pemeliharaan juga akan disiagakan untuk memastikan sarana perambuan di jalur utama dan jalur fungsional.

Taufik berharap pekerjaan pelebaran Jalan Tol Jakarta-Cikampek juga ditargetkan selesai sebelum Lebaran dan dapat dioperasikan secara fungsional guna meningkatkan kapasitas lajur.

Baca Juga:
Cerita Suka Duka Ziko Pengemudi Bus Tispa saat Musim Mudik Lebaran

Dia juga menyampaikan kesiapan layanan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP) di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan persiapan area istirahat untuk menunjang kelancaran lalu lintas.

"Dalam hal sarana dan prasarana kami mempersiapkan penambahan fasilitas peturasan portable, ketersediaan air bersih, penambahan petugas kebersihan dan keamanan, serta memastikan ketersediaan BBM, bengkel, layanan top up juga dilakukan untuk mendukung kelancaran mudik tahun 2022 ini," katanya.

Baca Juga:
Wow, Pendapatan Tol Jasa Marga Selama Periode Arus Mudik dan Balik Hari Raya Idul Fitri Meningkat 28,1%

Dia menjelaskan ada beberapa kebijakan di area istirahat atau rest area yang akan dikoordinasikan dengan pihak kepolisian untuk menghindari kepadatan dan antrean yang mengganggu kelancaran lalu lintas.

Kebijakan itu antara lain skema buka tutup rest area apabila terdapat kepadatan di lokasi tersebut, serta pembatasan waktu istirahat di area itu maksimal 30 menit bagi para pemudik.

Taufik menyatakan seluruh kesiapan menjelang arus mudik terus dioptimalkan guna meningkatkan pelayanan optimal khususnya bagi para pemudik yang hendak menuju timur Pulau Jawa.

"Semua aspek kami persiapkan secara optimal agar mudik tahun ini bisa berjalan dengan aman sehat, mulai dari skema rekayasa lalu lintas, penempatan petugas, armada layanan lalu lintas, layanan informasi dan komunikasi, hingga penambahan gardu tol," kata dia.(amt/sumber:antaranews.com)