Ditjen Hubdat Optimalkan Penerapan One Way dan Ganjil Genap Selama Angleb

  • Oleh : Naomy

Sabtu, 30/Apr/2022 04:17 WIB
Suasana  perjalanan mudik Suasana perjalanan mudik

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat akan mengoptimalkan skema pengaturan manajemen rekayasa lalu lintas one way dan ganjil genap selama Angkutan Lebaran 2022 (1443 H). 

Skema one way dan ganjil genap tersebut mulai diterapkan pada Kamis (28/4/2022). 

Baca Juga:
Yeay, Kenaikan Tarif Ojol Ditunda, Gaess

Hingga Jumat (29/4/2022), kebijakan tersebut cukup mampu menekan kemacetan di sepanjang KM 47 (Tol Jakarta-Cikampek) sampai dengan KM 414 (Gerbang Tol Kalikangkung).

“Kami terus berkoordinasi dengan Kepolisian sebagai pelaksanan teknis di lapangan. Koordinasi ini kami lakukan secara berkala untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan lainnya selama pemberlakuan one way dan ganjil genap. Semoga dengan kebijakan ini terus dapat membantu kelancaran arus lalu lintas selama Angleb,” harap Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Budi Setiyadi, Jumat (29/4/2022).

Baca Juga:
Regulasi Baru Kemenhub Tetapkan Kenaikan Tarif Ojol

Salah satu pemudik, Kila, yang berangkat dari Jakarta menuju Kaliwungu, Semarang mengatakan, hanya memerlukan waktu tempuh lima jam 30 menit untuk dapat tiba di kampung halamannya.

“Perjalanan cukup lancar mungkin karena adanya kebijakan satu arah maupun ganjil genap. Cuma sempat perjalanan tersendat di jalur kiri karena ada pengemudi yang mau putar balik,” ujarnya.

Baca Juga:
Ditjen Hubdat dan Polda Bali Koordinasi Persiapan Jelang KTT G 20

Menanggapi respon masyarakat tersebut, Dirjen Budi meminta masyarakat untuk tetap memerhatikan kondisi kendaraan dan fisiknya sebelum berkendara jarak jauh. 

“Terpenting juga, kami harapkan masyarakat dapat mematuhi rambu-rambu lalu lintas maupun arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap lancar dan tanpa hambatan. Kami akan terus berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” tutup Dirjen Budi. (omy)