Pergerakan Arus Balik Pemudik di Bandara Soetta Tembus 1.130 Penerbangan dan 150 Ribu Penumpang Per Hari

  • Oleh : Naomy

Minggu, 08/Mei/2022 18:58 WIB
Menhub ddampingi Dirjen Udara, Dirut AP II, dan Dirut Airnav Indonesia di Bandara Soetta Menhub ddampingi Dirjen Udara, Dirut AP II, dan Dirut Airnav Indonesia di Bandara Soetta


TANGERANG (BeritaTrans.com) - Pergerakan pesawat dan penumpang di Bandara Internasional Soekarno Hatta pada arus balik mencatatkan rekor tertinggi sejak pandemi. 

Hari ini, Minggu (8/5) atau H+5 yang diprediksi menjadi puncak arus balik, mencatatkan sebanyak 1.130  flight dan 150 ribu penumpang.

Baca Juga:
Pergerakan Penumpang di Bandara Soekarno-Hatta Sudah Tembus 120.000 Orang Per Hari

“Ini belum pernah terjadi sejak pandemi,” ucap Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau Terminal 2 Bandara Soetta, Tangerang, Banten, Ahad (8/5/2022).

Dia menjelaskan, dari total pergerakan pesawat dan penumpang, sekitar 40 persennya melalui Terminal 2. 

Baca Juga:
Dua Operator Bandara Dapat Penghargaan dari Kemenhub

Sekitar 570 flight dan paling tidak ada sekitar 3.500 orang per jamnya di sini.

Untuk mengantisipasi lonjakan ini, Menhub meminta kepada seluruh pemangku kepentingan di sektor penerbangan, baik operator bandara, maskapai penerbangan, dan unsur terkait lainnya, mempersiapkan dengan baik pelayanan  dan penanganan arus kedatangan dan keberangkatan agar berjalan dengan lancar.

Baca Juga:
Sukses Gelar Angkutan Lebaran 2022, AP II Sabet Penghargaan dari Kemenhub

“Saya meminta Dirjen Perhubungan Udara bersama Direktur Utama Angkasa Pura II untuk mengawasi langsung kedatangan penumpang pada puncak arus balik sampai dengan malam ini,” kata Menhub.

Dia juga tidak bosan mengimbau masyarakat untuk menunda perjalanan kembali pada hari ini, guna mencegah terjadinya kepadatan dan agar perjalanan lebih nyaman. 

“Masyarakat yang belum pulang, jangan pulang malam ini. Pulanglah besok atau pada saat lebaran ketupat selasa depan. Perjalanan akan lebih nyaman,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama Dirjen Perhubungan Udara Novie Riyanto menjelaskan, akan mengawasi dan memastikan pelayanan kedatangan penumpang di puncak arus balik ini berjalan dengan baik. 

“Dengan pergerakan 3.500 orang per jam, kira-kira ada 10 ribu tas atau bawaan per jamnya. Ini harus bisa dilayani dengan baik,” tutur Dirjen Novie.

Turut hadir dalam peninjauan, Dirut AP II Muhammad Awaluddin, Dirut AirNav Polana B. Pramesti dan Kepala Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Finari Manan. (omy)