Garuda Operasikan Penerbangan Kenegaraan untuk Lawatan Presiden ke KTT ASEAN-US di Amerika

  • Oleh : Naomy

Selasa, 10/Mei/2022 12:38 WIB
Presiden didamping Ibu Negara sesaat sebelum tinggal landas Presiden didamping Ibu Negara sesaat sebelum tinggal landas

JAKARTA (BeritaTrans.com) –  Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia kembali dipercaya untuk mengantarkan Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerja ke Amerika Serikat untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN-US di Washington DC pada 12-13 Mei 2022 mendatang.

Penerbangan menuju Bandara Andrew Air Force Base, Washington DC  tersebut dilaksanakan dengan mengoperasikan pesawat  jenis Boeing B777-300ER yang dilengkapi dengan livery khusus pesawat kenegaraan berupa kombinasi warna merah putih yang disertai dengan lambang negara dan tulisan Republik Indonesia, Selasa (10/5/2022).

Baca Juga:
Rampungkan Proses PKPU, Garuda Fokus Maksimalkan Profitabilitas

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra mengatakan pengoperasian penerbangan kenegaraan ini menjadi manifestasi tersendiri bagi Garuda dalam menjalankan mandatnya sebagai national flag carrier, khususnya dalam mendukung penyediaan aksesibilitas layanan penerbangan bagi agenda strategis kenegaraan," kata Irfan.

Kepercayaan yang diberikan kepada Garuda untuk menjadi representasi negara dalam membawa wajah Indonesia di kancah global ini turut menjadi energi tersendiri bagi  di tengah berbagai upaya untuk terus memberikan kontribusi positif bagi Negara sejalan dengan komitmen menghadirkan layanan penerbangan yang aman dan nyaman.
 
Penerbangan kenegaraan tersebut dilaksanakan melalui rangkaian persiapan operasional yang komprehensif dan koordinasi bersama para pemangku kepentingan guna memastikan seluruh aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan dapat terimplementasikan secara optimal.

Baca Juga:
Rencana Perdamaian Resmi Disahkan, Garuda Siap Akselerasi Pemulihan Kinerja

Adapun penerbangan kenegaraan ini telah berangkat dengan lancar pada hari ini  pukul 07:20 WIB. 

"Kami akan terus berkoordinasi dengan otoritas terkait untuk memastikan keseluruhan Penerbangan kenegaraan ini berjalan dengan baik," pungkas Irfan. (omy)

Baca Juga:
Penyidikan Korupsi Garuda Indonesia Rampung, Kerugian Negara Ditaksir Rp8,8 T