Dua Operator Bandara Dapat Penghargaan dari Kemenhub

  • Oleh : Redaksi

Selasa, 28/Jun/2022 12:55 WIB
President Director AP II Muhammad Awaluddin saat menerima President Director AP II Muhammad Awaluddin saat menerima "Penghargaan Penyelenggaraan Angkutan Lebaran Tahun 2022" dari Kementerian Perhubungan di Jakarta, pada Senin (27/6/2022). (ANTARA/Adimas Raditya)

JAKARTA (BeritaTrans.com) - Dua operator bandara, yakni PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero) menerima penghargaan dan apresiasi penyelenggaraan Angkutan Lebaran Terpadu 2022 (1443 H) dari Kementerian Perhubungan di Jakarta, pada Senin (27/6/2022). 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan apresiasinya kepada seluruh mitra kerja Kementerian/Lembaga Pemerintahan, Perusahaan BUMN, operator transportasi dan media massa yang dinilai membantu kelancaran Angkutan Lebaran. 

Baca Juga:
Biar Penerbangan Cepat Pulih, Angkasa Pura II Sodorkan 5 Skema Insentif bagi Maskapai

“Saya atas nama pribadi dan lembaga, menyampaikan terima kasih atas dukungan yang baik dan kolaborasi yang cair dengan semua pihak yang mendukung kelancaran penyelenggaraan mudik tahun ini,” kata Budi Karya. 

Piagam penghargaan tersebut diberikan kepada AP I dan AP II karena dinilai mampu meraih pencapaian hasil yang optimal dalam memberikan pelayanan jasa transportasi secara langsung kepada masyarakat pada masa mudik Lebaran tahun 2022. 

Baca Juga:
Penumpang di Bandara Angkasa Pura I Tembus 2,2 Juta dalam 2 Pekan

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama AP I Faik Fahmi mengatakan bahwa selama penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2022 berhasil mendukung penerbangan yang lancar, aman, sehat serta mencatatkan zero accident di 15 bandara yang dikelola. 

Pada periode tersebut, AP I berhasil melayani hingga 2,4 juta penumpang dengan trafik penerbangan mencapai 21.441 pergerakan pesawat. Selain itu, AP I juga merealisasikan 1.005 penerbangan tambahan. 

Baca Juga:
Akselerasi Pemulihan Penerbangan, Angkasa Pura II dan Changi Airport Group Jajaki Kolaborasi di 3 Aspek

Sedangkan untuk tingkat ketepatan waktu atau on time performance (OTP), rata-rata OTP di 15 bandara kelolaan Angkasa Pura Airports selama periode Angkutan Lebaran mencapai 67,07 persen atau melampaui rata-rata OTP harian yang mencapai 61,81 persen. 

"Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa secara berkelanjutan," kata Faik Fahmi. 

Sementara itu, President Director AP II Muhammad Awaluddin mengatakan penghargaan dari Kemenhub ini merupakan penyemangat bagi perseroan untuk melayani masyarakat khususnya penumpang pesawat dengan semakin baik. 

“Kami berterima kasih kepada Menteri Perhubungan beserta jajaran yang secara intens memberikan masukan dan melakukan pengawasan dengan baik sehingga Angleb di bandara AP II berjalan lancar dengan mengutamakan aspek keamanan, pelayanan dan keselamatan serta pemenuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku,” ujar Muhammad Awaluddin. 

Awaluddin menambahkan kesuksesaan penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2022 juga berkat dorongan dari Menteri BUMN beserta jajaran untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. 

“Menteri BUMN memberikan fire briefing secara langsung di Bandara Soekarno-Hatta untuk menyemangati seluruh personel AP II dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pemudik,” ujarnya. 

Ia juga menyampaikan terima kasih atas kolaborasi seluruh pemangku kepentingan di bandara sehingga Angkutan Lebaran 2022 berjalan sukses di bandara AP II. 

Awaluddin memaparkan kesuksesan penyelenggaraan Angleb 2022 di bandara AP II dilakukan berdasarkan evaluasi dalam 3 indikator yaitu ketersediaan kapasitas (capacity), ketepatan waktu operasional (punctuality) dan standar pelayanan (service ability). 

Sepanjang penyelenggaraan Angkutan Lebaran di bandara AP II pada 22 April - 13 Mei 2022, kapasitas kursi penerbangan mampu mencukupi permintaan yang ada, kemudian operasional penerbangan memenuhi jadwal yang direncanakan dan standar pelayanan di bandara pun tetap terjaga meski pergerakan penumpang meningkat. 

Di samping itu, efisiensi dan efektivitas operasional bandara dan penerbangan selama Angleb 2022 di Bandara Soekarno-Hatta didukung oleh implementasi sistem Airport Collaborative Decision Making (A-CDM) yang merupakan wadah stakeholder dalam berkoordinasi guna memastikan kelancaran operasional melalui peningkatan prediktabilitas penerbangan. 

Jumlah pergerakan penumpang pesawat di bandara AP II mencapai 4,1 juta orang atau lebih tinggi 20 persen dari target awal sebanyak 3,4 juta orang. 

Tingginya pergerakan penumpang sejalan dengan pergerakan pesawat yang mencapai sekitar 32.400 penerbangan, dan khusus di Bandara Soekarno-Hatta sekitar 20.600 penerbangan. 

Ia menambahkan, pergerakan pesawat tersebut didorong adanya 899 extra flight dan terbesar ada di Bandara Soekarno-Hatta sekitar 451 extra flight.(fh/sumber:antara)