Penumpang Bus AKDP di Terminal Bayuangga Probolinggo Terus Naik

  • Oleh : Fahmi

Rabu, 03/Agu/2022 16:45 WIB
Aktivitas terminal Bayuangga yang kembali ramai usai pandemi mulai terkendali. (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo) Aktivitas terminal Bayuangga yang kembali ramai usai pandemi mulai terkendali. (Zainal Arifin/Jawa Pos Radar Bromo)

KADEMANGAN (BeritaTrans.com) - Jumlah penumpang dan bus antarkota dalam provinsi (AKDP) di Terminal Bayuangga, Kota Probolinggo, perlahan mulai meningkat. Meski belum setinggi saat sebelum dilanda pandemi Covid-19.

Dari data UPT Terminal Bayuangga, diketahui selama Juli 2022, bus AKDP yang masuk terminal berkisar antara 200 hingga 340 bus per hari. Sementara, penumpang yang datang antara 600 sampai 980 orang.

Baca Juga:
Penumpang Datang, Bus Langsung Geber dari Terminal Bekasi

Bus yang berangkat dari terminal setiap hari ada sekitar 250 sampai 330 bus dengan jumlah penumpang berangkat antara 3.100 sampai 6.400 orang. Jika di rata-rata, ada sekitar 10 sampai 15 penumpang dalam setiap kendaraan.

Kepala UPT Terminal Bayuangga Budi Hardjo mengatakan, tingkat okupansi penumpang dan kendaraan di Terminal Bayuangga sudah mulai meningkat. Saat pandemi Covid-19, hanya sekitar 40 persen kendaraan yang berangkat. Saat ini sudah sekitar 60 persen. Atau, meningkat 20 persen dibanding saat pandemi.

Baca Juga:
Kru Bus Berhamburan Cari Tempat Teduh saat Hujan Deras di Terminal Bekasi

“Cuma memang belum sebanyak saat sebelum pandemi pada 2018 atau 2019. Tapi, saat ini kondisinya sudah semakin baik. Terminal juga sudah mulai ramai,” ungkapnya.

Pria yang kesehariannya tinggal di Jalan Wijaya Kusuma, Kota Probolinggo, ini menyebut jumlah penumpang yang berangkat dari terminal sudah bagus. Sebab, saat pandemi satu kendaraan bisa tidak membawa penumpang sama sekali, sehingga tidak jarang ada kendaraan yang rugi.

Baca Juga:
Dua Bocah Itu Antusias Pergi Naik Bus dari Terminal Bekasi

Sebelum pandemi, kendaraan bisa membawa setidaknya 20 penumpang. Karena itu, pihaknya berharap terminal bisa semakin ramai dan normal seperti dulu. Apalagi, jadwal keberangkatan setiap kendaraan sudah diatur.

“Sedikit atau banyak, kalau sudah waktunya berangkat, ya harus berangkat. Makanya, kami harap okupansi penumpang juga semakin baik. Apalagi saat ini sudah tidak ada pembatasan lagi untuk keluar kota,” jelas Budi. (fh/sumber:radarbromo)