Waduh! Pilot Rusia Diwanti-wanti Buat Tidak Sering-sering Nginjak Rem

  • Oleh : Redaksi

Sabtu, 06/Agu/2022 08:11 WIB


Moskow (Beritatrans.com) - Pilot-pilot maskapai Rusia mendapat peringatan dari perusahaan mereka bekerja supaya tidak sering-sering menginjak pedal rem pesawat. Waduh, kenapa ya?

Maskapai S7 dari Rusia diketahui menerbitkan memo internal yang ditujukan kepada para pilot mereka. Para pilot dilarang untuk sering-sering mengerem pesawat yang mereka kemudikan. Memo itu kemudian tersebar melalui akun Telegram Aviatorshina.

Para pilot maskapai itu diminta untuk menginjak rem pesawat dengan lembut saat mendarat maupun saat sedang taksi menuju ke terminal kedatangan. Maskapai S7 juga meminta para pilot untuk menggunakan reverse thrust daripada autobrake, apalagi kalau landasan pacunya cukup panjang.

Tak hanya maskapai S7 saja yang menerbitkan memo internal seperti itu, maskapai dari Rusia lainnya seperti Urals Airlines, Rossiya dan Pobeda juga menerbitkan memo yang sama kepada pilot mereka.

Maskapai-maskapai itu juga menegaskan bahwa para pilot juga diminta untuk melakukan efisiensi bahan bakar semaksimal mungkin ketika terbang.

Baca juga: Ini Rupanya Biang Kerok Tiket Pesawat yang Kian Mahal
Sedangkan maskapai Aeroflot diketahui tidak menerbitkan memo internal seperti itu, namun para pilot Aeroflot diminta untuk menghemat pengereman.

Usut punya usut, rupanya kebijakan itu diambil pihak maskapai gara-garanya suku cadang lagi langka akibat embargo pihak barat. Suku cadang yang langka itu termasuk sparepart rem pesawat.

Yuri Borisov, Deputi Perdana Menteri Rusia yang menangani penerbangan sipil membenarkan isu tersebut. Borisov menyebut pesawat jet buatan asing akan bertahan selama lima tahun tanpa perbaikan suku cadang, sebelum akhirnya tidak akan dipakai lagi.

Sementara itu, Oleg Prikhodklo Wakil Presiden Serikat Pekerja Aviasi Rusia menyebut bahwa mereka tidak ada kompromi soal keamanan para penumpang.

"Sebenarnya, jika landasan pacunya panjang, kamu tidak akan menggunakan rem sama sekali. Pesawat akan berhenti di ujung landasan pacu karena rem udara, reverse thrust mesin dan faktor lainnya. Ini adalah soal penggunaan sumber daya yang rasional," kata Prikhodko.(ny/Sumber: detik.com)

Baca Juga:
Pesawat Jatuh di Taiwan, Ayah dan Anak Tewas